Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gandeng IDI, Sido Muncul Natural Dorong Transformasi Dan Khasiat Jamu
Sabtu, 18 Januari 2025 21:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam upaya mensosialisasikan para khasiat, keamananan dan cara penggunaan jamu yang tepat, PT Industri Sido Muncul Tbk melalui produk Sido Muncul Natural bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Rumah Sakit Unggul Karsa Medika mengadakan seminar dengan tema “Peran Dokter pada Transformasi Jamu dalam Dunia Kedokteran sebagai Jembatan Menuju Kesehatan Holistik di Era Modern”.
Seminar tersebut digelar di RS Unggul Karsa Medika, Bandung yang dihadiri 150 peserta dari kalangan dokter ini, Sabtu (18/1/2025).
Pada sesi pertama, narasumber yang mengisi seminar tersebut Direktur Sido Muncul Dr. (H.C) Irwan Hidayat, dr. Rd. Vini Adiani Dewi, dan I Made Bagus Gerametta, Apt.
Dilanjutkan pada sesi kedua dengan narasumber Dr. Dedi Suyanto, Sp.FK dan DR. dr. Sumartini Dewi.
Hadir pada kesempatan ini Ketua IDI Wilayah Jawa Barat dr. M. Luthfi, KaBid Organisasi PB IDI dr . Eka Mulyana SpOT, dan Pjs. Direktur RS Unggul Karsa Medika dr. Lusiana.
Baca juga : PERURI Dan Kemendag Sepakat Dukung Transformasi Digital
Pada kesempatan yang sama, Sido Muncul juga meresmikan Kios Sehat Sido Muncul di RS Unggul Karsa Medika Bandung.
Kehadiran Kios Sehat Sido Muncul merupakan wujud inovasi yang bertujuan untuk memperkenalkan obat herbal kepada masyarakat.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, peluncuran Kios Sehat Sido Muncul di RS Unggul Karsa Medika Bandung merupakan bentuk kerja sama ke-delapan antara Sido Muncul dengan Rumah Sakit untuk program Kios Sehat Natural Sido Muncul.
Irwan mengatakan, kerja sama yang pertama dengan RS Panti Wilasa Semarang, RSUD Bung Karno Solo, RS Banyumanik Semarang, RSUD Bali Mandara, RS Ari Canti Ubud Gianyar Bali, RS Islam Jakarta Cempaka Putih, dan RS Ukrida Jakarta.
"Lewat kerja sama dengan dengan Rumah sakit, Sido Muncul ingin memperkenalkan obat herbal agar bisa mendukung kesehatan masyarakat”, ujar Irwan, Sabtu (18/1/2025).
Baca juga : Gandeng IWAPI, Menekraf Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas
Lebih lanjut Irwan mengatakan, Kios Sehat Sido Muncul sebagai wujud terobosan untuk mendukung pasien mendapatkan kesembuhan.
"Ini sebagai terobosan untuk masuk ke rumah sakit secara formal. Kami masuk supaya pasien bisa menentukan alternatif pengobatannya sendiri," ujar Irwan.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, M. Luthfi mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan dan transformasi jamu agar lebih efektif, aman dikonsumsi layaknya obat kimia.
Luthfi menambahkan pentingnya standarisasi jamu dengan dukungan penelitian yang memadai mengenai dosis dan efektivitasnya.
"Digitalisasi dan edukasi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengetahuan dokter mengenai manfaat jamu," ujar Luthfi.
Baca juga : Pesan Menag Di Natal 2024: Sebarkan Cinta Kasih & Semangat Kemanusiaan
Sementara itu dr. Asep Suhandi, salah satu peserta seminar menambahkan, untuk terus mensosialisasikan pemanfaatan jamu bagi masyarakat.
Menurutnya jamu bisa dikombinasikan dengan obat farmasi bisa menggunakan jamu untuk mengobati penyakit
"Di era digital saat ini, tak ada salahnya kota juga memperkenalkan khasiat jamu di media sosial untuk masyarakat," pungkas Asep.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya