Dark/Light Mode

Kenalkan 5 Ritual Makan Sehat

Abon Tongkol Nasabah PNM Garut Sukses Tarik Perhatian

Selasa, 4 Februari 2025 16:08 WIB
Ida Ridawati, pengusaha ultra mikro nasabah PNM asal Tarogong Kidul, Garut. Foto: Istimewa
Ida Ridawati, pengusaha ultra mikro nasabah PNM asal Tarogong Kidul, Garut. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ida Ridawati, pengusaha ultra mikro asal Tarogong Kidul, Garut merasakan antusias masyarakat saat dirinya mengembangkan jenis abon dari ikan tongkol. Ia merasa abon jenis ini masih belum banyak ditemui di pasaran dan rasanya memang khas dan banyak disuka oleh semua kalangan.

Ida yang memulai usaha sejak 2018 saat ini telah memiliki produk yang diakui dengan keluarnya hak kekayaan intelektual dan juga sertifikasi halal.

“Merk abon saya ini Twinnietwoes karena kebetulan anak saya kembar sehingga terinspirasi menggunakan nama yang mengandung arti kembar dan alhamdulillah lolos,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).

Baca juga : PM India Berbagi Pengalaman Beri Makan Siang Gratis Anak Sekolah ke Prabowo

Awalnya ia merasakan kesulitan memasarkan produknya, tetapi setelah kemasannya diperbaiki dan urus dokumen perizinan usaha, orang-orang mulai percaya abon tongkol Twinnietwoes sehat serta halal.

“Salah satu yang membuat abon tongkol kita dikenal luas oleh masyarakat adalah cara kita mengenalkan ritual makan sehat ala abon tongkol. Kita cantumkan 5 ritual makan sehat yang pertama cuci tangan, lalu baca doa, selanjutnya makan pakai tangan kanan, makan bersama orang terdekat dan repeat order. Ternyata ini cukup efektif untuk mengenalkan ikan tongkol kita,” papar Ida.

Dia merasa berterima kasih atas bantuan PNM dalam membantu mengembangkan kemasan produk menjadi lebih menarik serta membantu pemasaran produk abon tongkol miliknya.

Baca juga : Makanan Dan Minuman Sehat Di Tokopedia & ShopTokopedia Meroket 5 Kali Lipat Di 2024

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengapresiasi nasabah PNM Mekaar yang aktif dan kreatif seperti Ibu Ida. Bagi Arief, usaha rumah tangga memiliki potensi besar untuk bisa menembus pasar nasional dan internasional jika mau berupaya lebih.

“Mental ibu-ibu pengusaha rumahan ini perlu terus dibangun agar tumbuh rasa percaya diri dan optimistis bahwa usahanya bisa bersaing bahkan sampai ekspor. Itulah pentingnya membangun jejaring usaha supaya saling sinergi, berbagi inspirasi dan menghasilkan kreatifitas yang menarik perhatian publik,” jelas Arief.

Arief menambahkan, komitmen PNM dalam membantu naik kelasnya usaha rumah tangga tercermin dari pemberian modal bukan hanya finansial, tetapi juga intelektual dan sosial guna memberi nilai tambah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.