Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kia Ciptakan Sejarah! Sulap Sampah Plastik Laut Jadi Aksesori Mobil
Senin, 9 Desember 2024 17:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kia Corporation meluncurkan aksesori mobil pertama di dunia terbuat dari plastik laut yang diekstrak dari Great Pacific Garbage Patch (GPGP) oleh The Ocean Cleanup.
Peluncuran aksesori ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan jangka panjang antara Kia dan organisasi nirlaba yang berfokus pada pembersihan lautan plastik.
Sejak 2022, Kia telah mendukung The Ocean Cleanup dalam upayanya mengembangkan dan meningkatkan teknologi untuk mengurangi sampah plastik di lautan.
Inisiatif ini juga merupakan bagian dari transformasi Kia untuk menjadi penyedia solusi mobilitas berkelanjutan.
Sebagai hasil dari kemitraan ini, Kia memperkenalkan trunk liner/cover bagasi edisi terbatas, yang dibuat menggunakan plastik laut dari GPGP, khusus untuk mobil listrik Kia EV3.
Aksesori eksklusif ini akan tersedia di beberapa negara tertentu dan dapat dipesan mengikuti peluncuran produk di masing-masing negara.
Inovasi Berkelanjutan
Baca juga : Dilarang Bawa Makanan Sendiri, Sahabat Tolak Jadi Pengiring Pengantin
Executive Vice President dan Head of the Global Brand & CX Division Kia, Charles Ryu, mengatakan, kemitraan ini bukan hanya bukti komitmen bersama untuk menjaga lingkungan, tetapi juga gerakan global untuk menciptakan lautan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang.
“Sebagai aksesori pertama Kia yang terbuat dari plastik laut daur ulang, kami bangga melihat kemajuan nyata yang telah dicapai dalam menciptakan sistem sumber daya sirkular untuk plastik laut. Pengalaman yang kami peroleh dari proses daur ulang dan pengembangan produk akan terus mendorong kami untuk menciptakan produk yang bermanfaat bagi pelanggan," kata Charles dalam keterangan tertulis perusahaan, Senin (9/12).
Desain Ramah Lingkungan
Trunk liner/cover bagasi ini mengusung filosofi desain 'Opposites United' dari Kia, dengan pola permukaan atas berbentuk 'gelombang geometris' yang terinspirasi oleh ombak laut dan aliran sampah menuju tempat pengumpulan.
Pola ini mencerminkan proses The Ocean Cleanup dalam mengekstraksi plastik laut.
Produk ini terbuat dari 40 persen plastik laut daur ulang dan menawarkan kualitas serta fungsi yang sama dengan trunk liner konvensional.
Setiap unit dilengkapi dengan kode QR yang memberikan informasi terperinci tentang pengembangan produk dan kemitraan, serta logo The Ocean Cleanup.
Baca juga : Top! BRIN Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Setara Solar Di Banjarnegara
Sejak dimulainya kerja sama pada 2022, Kia dan The Ocean Cleanup telah bekerja keras mencari cara-cara inovatif untuk mengubah plastik yang ditangkap dari GPGP menjadi produk yang tahan lama dan berguna.
Mengingat kualitas unik plastik laut, tahap pertama dalam proses ini meliputi pemilahan, daur ulang, dan pemrosesan plastik untuk memenuhi standar kualitas ketat Kia.
Plastik laut yang dikumpulkan oleh The Ocean Cleanup memiliki tantangan tersendiri dalam proses daur ulang karena lebih sulit untuk diproses dibandingkan dengan plastik biasa.
Oleh karena itu, plastik ini harus melalui Standar Rantai Penelusuran untuk memastikan asal-usul dan integritas materialnya.
Pendiri & CEO The Ocean Cleanup, Boyan Slat, sangat bersyukur memiliki Kia sebagai mitra yang visioner.
Dan memiliki visi yang sama dengan The Ocean Cleanup untuk memastikan plastik dari GPGP diberi kehidupan baru dalam bentuk barang yang berkelanjutan.
Baca juga : Mayor Teddy, Sempat Viral Saat Pilpres 2024, Kini Jadi Sekretaris Kabinet
"Kami berharap produk ini menjadi yang pertama dari banyak cara untuk mengubah sampah plastik lautan menjadi sesuatu yang berharga," katanya.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk keberlanjutan, Kia telah mengintegrasikan plastik daur ulang dan bahan ramah lingkungan lainnya dalam berbagai model terbarunya.
Ini termasuk SUV listrik andalan Kia, EV9, yang menggunakan jaring ikan daur ulang untuk lantai dan botol plastik daur ulang untuk bahan jok, serta EV6, yang memanfaatkan kain dan anyaman yang terbuat dari plastik daur ulang.
Kia berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan bahan berkelanjutan pada kendaraan masa depan dan meningkatkan penggunaan plastik daur ulang dalam produksinya hingga lebih dari 20 persen pada tahun 2030.
Langkah ini mendukung visi Kia untuk menciptakan sistem sumber daya sirkular bagi plastik laut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya