Dark/Light Mode

Kuliah Umum Di UNSRI, Bos Freeport Bahas Pertambangan Terintegrasi Hulu Hilir

Selasa, 4 Februari 2025 20:16 WIB
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas saat Kuliah Umum di Universitas Sriwijaya (UNSRI) bertajuk Pertambangan Terintegrasi Hulu Hilir Menuju Indonesia Emas di Kampus UNSRI Indralaya, Palembang, Senin (3/2/2025). (Foto: Ist)
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas saat Kuliah Umum di Universitas Sriwijaya (UNSRI) bertajuk Pertambangan Terintegrasi Hulu Hilir Menuju Indonesia Emas di Kampus UNSRI Indralaya, Palembang, Senin (3/2/2025). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengatakan, Indonesia telah diakui sebagai salah satu pemain utama dalam industri pertambangan global. 

Hal ini disampaikannya dalam Kuliah Umum di Universitas Sriwijaya (UNSRI) bertajuk “Pertambangan Terintegrasi Hulu Hilir Menuju Indonesia Emas”, yang berlangsung di Kampus UNSRI Indralaya, Palembang, Senin (3/2/2025).

Acara ini dihadiri Pj Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi, Rektor UNSRI Taufiq Marwa, jajaran akademisi, serta lebih dari 400 mahasiswa dari berbagai fakultas. Termasuk mahasiswa asal Papua yang menempuh studi di UNSRI.

“Berbagai analis memprediksi bahwa tembaga akan menjadi mineral masa depan. Saat ini, 65 persen tembaga dunia digunakan untuk penghantar listrik. Dengan meningkatnya pembangunan pembangkit energi terbarukan dan kendaraan listrik, kebutuhan tembaga akan semakin tinggi,” ujar Tony.

Baca juga : Terpilih Jadi Dekan FTUI, Prof. Kemas Optimalkan Integrasi Teknologi Dalam Kurikulum

Tony menjelaskan, saat ini PTFI mengoperasikan tambang bawah tanah terbesar di dunia serta smelter single line terbesar di dunia. Hal ini menjadikan PTFI sebagai produsen katoda tembaga terbesar dan sebagai perusahaan tambang terintegrasi hulu-hilir terbesar di dunia.

“Smelter baru PTFI mampu memproduksi 600.000 ton katoda tembaga per tahun. Jika digabungkan dengan smelter pertama, PT Smelting, total produksinya hampir mencapai 1 juta ton per tahun,” jelasnya.

Tony juga memaparkan kontribusi ekonomi PTFI. Hingga 2024, Freeport telah menginvestasikan 22,3 miliar dolar AS, termasuk untuk pengembangan tambang bawah tanah.

Kontribusi PTFI kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan lainnya dari 1992 hingga 2023 mencapai sekitar 29,3 miliar dolar AS. Sementara itu, investasi sosial pada tahun 2023 mencapai 122 juta dolar AS melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, budaya, dan olahraga.

Baca juga : ALFI Dorong Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi

Selain itu, PTFI terus menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan yang berjalan beriringan dengan program pembangunan masyarakat sekitar. Perusahaan berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan melalui reklamasi, pemanfaatan tailings, serta program penurunan emisi karbon yang ditargetkan mencapai lebih dari 30 persen pada 2030.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan, Tony mengumumkan PTFI akan memberikan 20 beasiswa bagi mahasiswa UNSRI berprestasi.

Pj Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi mengapresiasi komitmen Freeport dalam mendukung kebijakan hilirisasi pemerintah. Ia menekankan, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan sumber daya alam oleh perusahaan besar seperti PTFI.

“Saya yakin ini menjadi kesempatan untuk belajar, transfer teknologi, dan memperluas wawasan mengenai integrasi sektor pertambangan dari hulu ke hilir,” kata Elen.

Baca juga : Dubes Iran Mohammad Boroujerdi Bahas Kerja Sama Kebudayaan Dengan Fadli Zon

Rektor UNSRI Taufiq Marwa menyambut baik kuliah umum ini dan berharap akademisi dapat memahami lebih dalam peran PTFI dalam menyukseskan program ketahanan energi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.