Dark/Light Mode

Menteri AHY Apresiasi PLTS Terapung Cirata, Langkah Besar Menuju Energi Bersih

Sabtu, 8 Februari 2025 08:53 WIB
Menteri  Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendengarkan penjelasan terkait PLTS Terapung Cirata yang disampaikan oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power Rachmanoe Indarto dalam acara kunjungan ke PLTS tersebut pada Kamis (6/2).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendengarkan penjelasan terkait PLTS Terapung Cirata yang disampaikan oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power Rachmanoe Indarto dalam acara kunjungan ke PLTS tersebut pada Kamis (6/2).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata kembali mencatat pencapaian penting dengan mendapatkan apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam kunjungan kerjanya pada Kamis (6/2), AHY meninjau langsung proyek strategis ini yang berperan besar dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Sebagai PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara dan kelima di dunia, Cirata berkapasitas 192 MWp dan baru memanfaatkan 4 persen dari luas permukaan waduk.

"Senang bisa melihat langsung PLTS Terapung terbesar di Asia Tenggara ini. Dengan kapasitasnya sekarang, sudah mampu menyuplai listrik bagi 50.000 rumah. Ke depan, kita berharap ada pengembangan lebih lanjut agar manfaatnya semakin luas," ujar AHY.

Baca juga : Kapal LNG Raksasa Berlabuh di Benete, AMMAN Mantapkan Langkah Menuju Energi Bersih

Ia juga menegaskan bahwa transisi ke energi terbarukan adalah langkah krusial bagi masa depan Indonesia.

"Semakin banyak kita menggunakan energi terbarukan, semakin besar pula kontribusi kita dalam mereduksi emisi CO2 dan mencegah krisis iklim. Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia swasembada energi, sebagaimana juga dalam pangan dan air bersih," tambahnya.

PLTS Terapung Cirata, hasil kolaborasi PLN Nusantara Power dengan Masdar, memiliki dampak signifikan dalam pengurangan emisi karbon hingga 214.000 ton CO2 per tahun, serta menghasilkan lebih dari 200 GWh energi bersih.

Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power Rachmanoe Indarto menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional.

Baca juga : Man United Vs Steaua Bucuresti, Selangkah Lagi Menuju 8 Besar

"PLTS Terapung Cirata adalah bukti nyata bahwa inovasi energi bersih dapat berjalan beriringan dengan ketahanan energi. PLN Nusantara Power terus berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan demi mendukung Indonesia yang lebih hijau," ujar Rachmanoe.

Tak hanya berdampak pada lingkungan, proyek ini juga menyerap hingga 1.400 tenaga kerja lokal dan melibatkan UMKM dalam tahap pembangunan serta operasionalnya.

Dengan perlindungan area waduk seluas 250 hektar dari paparan sinar matahari langsung, ekosistem lingkungan pun tetap terjaga.

Menutup kunjungannya, Menteri AHY menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung inovasi energi bersih melalui kebijakan yang berpihak pada energi terbarukan.

Baca juga : Kementerian P2MI &Kemenaker Saling Bantu, Latih & Tempatkan PMI ke Luar Negeri

"Kami berharap PLN terus maju menghadirkan inovasi terbaik, berkolaborasi dengan berbagai mitra dalam maupun luar negeri, demi mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dalam energi."

Kunjungan ini semakin menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.