Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - KAI Commuter mendatangkan satu rangkaian KRL baru sebanyak 12 kereta. Hal ini seiring dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2025.
Kereta tersebut akan digunakan sebagai pengganti sarana KRL yang akan memasuki masa konservasi.
Untuk itu, mulai Senin (10/2/2025) hingga Kamis (13/2/2025), KAI Commuter berencana melakukan uji dinamis perjalanan pada rangkaian KRL tersebut.
Baca juga : Cuti Bersama, KAI Commuter Tetap Operasikan 1.048 Perjalanan
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus mengatakan, pengujian ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.
Mengikuti aturan itu juga, kata Joni, setiap sarana kereta api yang baru harus lulus uji coba dinamis sebelum beroperasi untuk mengangkut penumpang.
"Uji dinamis ini juga untuk menjamin keselamatan operasional dan kenyamanan pengguna nantinya pada saat beroperasi secara reguler," kata Joni, Senin (10/2/2025).
Baca juga : 26 Hari Berkeliaran, WNA Buronan AS Ditangkap Imigrasi
Lebih lanjut, ia menjelaskan, sesuai aturan itu juga, rangkaian KRL baru tersebut akan menjalankan uji dinamis sejauh 4 ribu km.
Proses pengujian ini akan dilakukan pada lintas Bogor-Jakarta Kota. Selain itu, untuk mengoptimalkan pengujian tersebut secara teknis, KAI Commuter akan melakukan uji dinamis di luar jam sibuk layanan pengguna.
Joni menyampaikan permohonan maaf jika proses uji dinamis ini berefek pada operasional KRL meskipun dilakukan di luar jam sibuk.
Baca juga : KAI Commuter Tambah Petugas Dan Kerahkan TNI Sambut Reuni Akbar 212 Di Monas
"KAI Commuter juga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna dan keterlambatan yang mungkin terjadi selama uji dinamis sarana KRL baru ini," ucapnya.
Ke depan dengan pengoperasian KRL baru ini, KAI Commuter sebagai pengelola berharap dapat memenuhi kebutuhan sarana KRL untuk pelayanan Commuter Line.
Sebagai catatan, saat ini rata-rata volume pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai lebih dari 1 juta orang setiap hari kerja. Adapun, kereta baru datang dari CCRC Qingdao Sifang China sebanyak 1 trainset atau 12 unit kereta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya