Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,15 persen ke level Rp 16.359 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.383,5 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand turun 0,21 persen, won Korea Selatan melemah 0,09 persen, dolar Singapura minus 0,02 persen, yuan China turun 0,03 persen, dan peso Filipina minus 0,10 persen, yen Jepang melemah 0,38 persen, dan ringgit Malaysia anjlok 0,01 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Ke Rp 16.362 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,06 persen ke level 107,84. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,34 persen ke level Rp 16.914, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,15 persen ke level Rp 20.373, dan terhadap dolar Australia menguat 0,30 persen ke level Rp 10.318.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi menguat hari ini. Pasalnya, dolar AS terkoreksi setelah Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya yang meskipun hawkish tetapi cenderung tidak ada memberikan kejutan bagi pasar.
Baca juga : Awal Pekan, Harga Emas Rp 1.667.000 Per Gram, Naik Rp 5.000
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.300 hingga Rp 16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya