Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PHR Zona 1 Integrasikan Velocity String dan SSD, Produksi Minyak Melonjak
Jumat, 14 Februari 2025 20:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 mencatat terobosan baru dalam optimasi produksi minyak dengan mengintegrasikan Velocity String dan Sliding Sleeve Door (SSD).
Teknologi ini memungkinkan produksi dari dua lapisan sembur alam minyak yang berbeda dalam satu sumur tanpa terjadi cross flow atau gangguan antara keduanya.
Inovasi yang digagas oleh Tim Subsurface Area 2 PHR Zona 1 mulai diterapkan sejak Desember 2024 dan menunjukkan hasil signifikan pada tahun 2025.
Penerapan di sumur PPS-X19 berhasil meningkatkan produksi dari 442 barel minyak per hari (BOPD) menjadi 1.418 BOPD, lebih dari tiga kali lipat.
Baca juga : LPKR Siapkan Inovasi dan Perluasan Produk Baru di Park Serpong
“Target penambahan produksi di Puspa Asri tanpa menimbulkan potensi cross flow di sumur diharapkan dapat memaksimalkan penyerapan cadangan minyak secepat mungkin,” ujar General Manager PHR Zona 1 Hari Widodo.
Ia menambahkan bahwa inovasi ini memiliki keunggulan dalam penerapannya pada sumur lain tanpa memerlukan breakthrough mutakhir, namun tetap memperhatikan prinsip good reservoir management.
Kepala Divisi Optimalisasi Cadangan SKK Migas Sri Andaryani mengapresiasi inovasi ini sebagai terobosan penting dalam percepatan produksi minyak.
“Inovasi ini terbukti meningkatkan produksi pada sumur PPS-15 (PPS-X19) sebesar 1.418 BOPD dengan dual layer reservoir yang memiliki tekanan berbeda. Hal ini memungkinkan pencapaian recovery factor maksimal dalam waktu lebih singkat dibandingkan single completion,” jelasnya.
Baca juga : Kilang Pertamina Internasional Resmi Produksi B40 Mulai Hari Ini
Secara teknis, Velocity String sebelumnya banyak digunakan pada sumur gas di Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), tetapi belum pernah diterapkan untuk produksi dari multiple layer.
Sementara itu, penggunaan SSD sudah sering digunakan pada sumur offshore, namun tidak dalam kombinasi dengan Velocity String.
Melalui koordinasi yang OTOBOSOR (On Time, On Budget, On Schedule, On Return) antara PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1 dan tim Elnusa, inovasi ini berhasil diterapkan dengan aman dan sukses di sumur PPS-X19.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk Endro Hartanto menegaskan, keberhasilan inovasi ini membuktikan kekuatan kolaborasi strategis antara PHR Zona 1 dan Elnusa dalam menghadirkan solusi inovatif untuk optimasi produksi sumur minyak.
Baca juga : Persija Pinjamkan Riko Simanjuntak Ke PSS Sleman
“Kami di Elnusa berkomitmen mendukung pengembangan teknologi dan inovasi serupa guna meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan ketahanan energi nasional,” ungkapnya.
Keberhasilan ini membuka peluang untuk penerapan teknologi serupa di sumur-sumur lainnya, guna mendukung produksi energi nasional secara lebih efektif dan efisien.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya