Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,50 persen ke level Rp 16.359 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.278 per dolar AS.
Mata uang Asia mayoritas bervariasi. Baht Thailand naik 0,04 persen, won Korea Selatan minus 0,06 persen, dolar Singapura turun 0,02 persen, yen Jepang menguat 0,09 persen persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,13 persen.
Baca juga : Rupiah Selasa Pagi Kembali Loyo, Sentuh Rp 16.254 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,04 persen ke level 106,89. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,19 persen ke level Rp 17.069, terhadap poundsterling Inggris naik 0,14 persen ke level Rp 20.615, dan terhadap dolar Australia naik 0,27 persen ke level Rp 10.369.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melemah karena kekhawatiran meningkatnya tensi dalam perundingan damai Ukraina-Rusia. “Data ekonomi Indonesia yang masih lemah juga memicu kekhawatiran prospek suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sore ini," ucapnya, Rabu (19/2/2025).
Baca juga : Rupiah Awal Pekan Menguat Ke Posisi Rp 16.187
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.250 sampai Rp 16.360 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya