Dark/Light Mode

Kinerja Positif, Danamon Bukukan Kredit Rp 189,4 Triliun di Tahun 2024

Rabu, 19 Februari 2025 12:13 WIB
Foto: Zoom.
Foto: Zoom.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2024.

Bank anggota MUFG ini membukukan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar Rp 189,4 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 153,2 triliun, meningkat 9 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan ini berkontribusi terhadap pendapatan operasional sebelum pencadangan (PPOP) sebesar Rp 8,3 triliun.

Direktur Utama Danamon D. Ejima mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil dari strategi “Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial.”

Baca juga : Kurangi Rapat Dan Perjalanan Dinas, Pemprov Jakarta Bisa Ngirit Rp 1,5 Triliun

“Meski terdapat tantangan global, Danamon tetap mencatatkan kinerja positif dalam penyaluran kredit, penghimpunan dana, serta profitabilitas,” ujar Ejima dikutip dalam keterangan pers, Rabu (19/2/2025).

Penyaluran kredit didorong oleh pertumbuhan di lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution, SME Banking, dan Consumer Banking.

Sementara itu, total pendanaan granular mencapai Rp 93,6 triliun, tumbuh 8 persen year-on-year.

Dari sisi profitabilitas, Danamon membukukan pendapatan operasional sebesar Rp18,9 triliun, naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

PPOP tumbuh 1 persen secara tahunan, sementara laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp 3,2 triliun.

Baca juga : Utang Luar Negeri RI Rp 6.884,04 Triliun Pada Triwulan IV-2024

Bank juga mencatatkan margin bunga bersih (NIM) sebesar 7,3 persen. Kualitas aset Danamon tetap terjaga dengan rasio loan at risk (LAR) per 31 Desember 2024 sebesar 10,6 persen, membaik 102 basis poin dibandingkan tahun lalu.

Rasio NPL bruto juga menurun menjadi 1,9 persen, sementara NPL coverage ratio meningkat menjadi 287,2 persen.

Dari sisi operasional, ekosistem bisnis Danamon terus berkembang. Sinergi dengan Adira Finance dalam sektor otomotif menghasilkan pertumbuhan pinjaman sinergi 12 persen year-on-year menjadi Rp 4,0 triliun.

Di ekosistem haji dan umrah, kemitraan dengan biro perjalanan ibadah meningkat 213 persen, sementara penghimpunan dana tumbuh 143 persen.

Dalam layanan digital, aplikasi D-Bank PRO mencatatkan pertumbuhan transaksi 28 persen dengan nilai transaksi naik 26 persen year-on-year.

Baca juga : MK Diminta Cermat Putuskan Sengketa Pilkada 2024

Solusi perbankan digital untuk bisnis, Danamon Cash Connect, juga mengalami peningkatan jumlah transaksi sebesar 8 persen dan nilai transaksi sebesar 16 persen.

Tahun 2024 juga menandai lima tahun akuisisi Danamon oleh MUFG. Kolaborasi dengan MUFG dan Adira Finance menghasilkan pertumbuhan pinjaman sinergi sebesar 13 persen menjadi Rp 24,5 triliun. Sementara jumlah kesepakatan sinergi meningkat 19 persen.

“Kami terus berkomitmen memperkuat sinergi dalam Grup MUFG untuk memberikan nilai tambah bagi nasabah,” tutup Ejima.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.