Dark/Light Mode

Fundamental Solid, BNI Siap Bersaing Dan Terus Berinovasi

Sabtu, 22 Februari 2025 10:55 WIB
BNI menegaskan fundamental keuangan tetap solid di tengah tantangan global. (Foto: Dok. BNI)
BNI menegaskan fundamental keuangan tetap solid di tengah tantangan global. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan bahwa fundamental keuangan tetap solid di tengah tantangan global dan kondisi keketatan likuiditas di industri perbankan. 

Pencapaian kinerja 2024 menjadi landasan yang memperkuat komitmen BNI untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan perbankan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di dalam maupun luar negeri. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang dengan banyaknya komentar yang kontra produktif di media sosial terkait seruan menarik dana massal dari bank BUMN. 

Baca juga : Pembangunan IKN, Basuki Bilang Lanjut Terus

“Kami berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance. Operasional bisnis BNI diawasi ketat oleh regulator yakni Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan BNI merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),” kata Okki dalam siaran pers, Sabtu (22/2/2025). 

Sepanjang 2024, BNI berhasil mencatat pertumbuhan tabungan sebesar 11 persen YoY terutama pada semester kedua tahun lalu setelah diluncurkannya aplikasi wondr by BNI. 

Porsi CASA terhadap total Dana Pihak Ketiga mampu dijaga pada kisaran 70 persen. 

Baca juga : KSPSI Apresiasi Karyawan TVRI Dan RRI Bisa Terus Bekerja

Okki menambahkan, BNI juga berhasil menjaga kualitas aset yang tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) yang mencatat perbaikan dari 2.1 persen menjadi 2 persen hingga akhir Desember 2024. 

Fungsi intermediasi tercermin dari pertumbuhan kredit sebesar 11,6 persen YoY. Sedangkan total aset BNI meningkat 4 persen YoY menjadi Rp1.129,8 triliun. 

"Dari sisi profitabilitas, laba BNI tetap tumbuh dari Rp20,9 triliun menjadi Rp21,5 triliun. Pendapatan non bunga atau non interest income mampu tumbuh 11,9 persen YoY sedangkan pendapatan bunga bersih atau net interest income mencapai Rp40,5 triliun.

Baca juga : Kantongi Izin OJK, BSI Siap Bisnis Bank Bulion

“Berdasarkan pencapaian di sepanjang 2024, BNI akan terus menjaga kinerja yang berkelanjutan, melanjutkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi, serta memberikan pelayanan perbankan yang optimal untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri,” pungkas Okki.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.