Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Visi Prabowo, Kementerian BUMN Gelar Pelatihan UMKM Naik Kelas
Senin, 24 Februari 2025 13:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkomitmen meningkatkan kompetensi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ekonomi mandiri dan berkelanjutan.
Salah satunya, Kementerian BUMN kembali mengadakan pelatihan 'UMKM Naik Kelas' untuk ketiga kalinya kali ini dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat.
Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, pelatihan dan pendampingan merupakan strategi utama untuk memperkuat fondasi UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global.
Baca juga : Gandeng Unhan, Top Management Krakatau Steel Group Gelar Pelatihan Kepemimpinan
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat transformasi UMKM. Pelatihan ini juga merupakan tindak lanjut dari peluncuran aplikasi Naksir UMKM, yang telah berhasil mengumpulkan data potensi UMKM secara nasional.
Aplikasi ini merupakan sebuah platform assessment yang dirancang untuk menentukan level kematangan UMKM.
Melalui aplikasi ini, UMKM dikategorikan ke dalam empat kelas, yaitu Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3, dan Kelas 4, sehingga pelatihan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyampaikan dalam kurun waktu 5 tahun, pihaknya telah bertemu dengan ribuan UMKM, mengadakan berbagai pameran, dan memberikan pelatihan di berbagai daerah.
Baca juga : 961 Kepala Daerah Berbaris Masuk Istana
Pengalaman tersebut mengajarkan bahwa langkah pertama dalam membantu UMKM naik kelas adalah mengetahui di kelas mana mereka berada.
"Untuk itu, kami merancang aplikasi Naksir UMKM untuk membantu mengidentifikasi kekuatan dan aspek yang perlu ditingkatkan," kata Arya dalam keterangan resminya, Senin (24/2/2025).
Pada tahap awal, lanjut Arya, Kementerian BUMN memfokuskan pendampingan pada UMKM Kelas 1 untuk naik kelas sebagai langkah strategis dalam mendukung visi misi Presiden Prabowo untuk menciptakan ekonomi mandiri dan berkelanjutan.
Pelatihan yang diselenggarakan di Telkom Corporate University ini diikuti oleh lebih dari 170 pelaku UMKM binaan Rumah BUMN. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian BUMN dalam memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
Baca juga : Di Tengah Masa Pemulihan, Menag Nonton Pelantikan Mendiktisaintek Baru
"Fokus kami saat ini adalah mendampingi UMKM kelas satu agar dapat naik ke kelas dua, sehingga mereka mampu bersaing dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional," ucap Arya.
Materi pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan ini, meliputi berbagai aspek krusial bagi pengembangan UMKM, di antaranya, Pelatihan NIB, PIRT, dan Sertifikasi Halal oleh Anggraeni Wulansari (PT Surveyor Indonesia), Optimalisasi Pengelolaan Keuangan UMKM oleh Agus Yayan Cahyan (Pengawas Market Conduct OJK), dan Branding Penggunaan WhatsApp Business oleh Agung Pambudi (Ecosystem Manager Impala Network).
Ke depannya, Kementerian BUMN bertekad untuk terus memberikan dukungan yang lebih menyeluruh kepada UMKM, baik melalui program pelatihan, pendampingan, maupun fasilitasi akses pasar dan pembiayaan.
Melalui program ini, Kementerian BUMN berharap dapat memperkokoh pondasi ekonomi kerakyatan serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi nasional, selaras dengan arahan Presiden Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya