Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kurangi Emisi Karbon, PGN Gagas & Pertamina Drilling Gunakan Teknologi Dual Fuel
Rabu, 5 Maret 2025 15:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, bersama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menerapkan teknologi dual fuel dalam operasi pengeboran minyak.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi emisi karbon melalui pemanfaatan bahan bakar gas (BBG) pada engine pembangkit listrik di anjungan pengeboran.
Teknologi Dynamic Gas Blending System (DGBS) memungkinkan penggunaan campuran bahan bakar gas dan minyak, menjadikan operasional pengeboran lebih fleksibel dan hemat energi.
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta mengurangi emisi karbon hingga 30 persen.
Baca juga : PGN Gagas Dan Pertamina Drilling Pakai Teknologi Dual Fuel Untuk Ngebor Minyak
Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menegaskan bahwa efisiensi dan penurunan emisi karbon dari teknologi ini dapat mendukung pemenuhan energi nasional serta transisi energi menuju Net Zero Emission.
Evaluasi berkelanjutan akan dilakukan untuk memperluas implementasi teknologi ini ke wilayah operasi lainnya.
“Kami mendukung target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission melalui pemanfaatan gas bumi di lingkungan Pertamina Group. Efisiensi bahan bakar dan penurunan emisi karbon pada proses pengeboran akan berkontribusi positif terhadap transisi energi nasional,” ujar Santiaji dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/3).
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita menambahkan, perusahaan terus mengembangkan inisiatif penurunan emisi karbon, termasuk melalui implementasi DGBS.
Baca juga : Kurangi Emisi Karbon, Pertamina Drilling Percepat Inisiatif Green Drilling
“Kami berkomitmen tidak hanya pada aspek bisnis, tetapi juga terhadap kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Implementasi perdana teknologi DGBS dilakukan pada Jumat, 28 Februari 2025, di Mundu, Indramayu, Jawa Barat.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Operasi dan Komersial PGN Gagas, Baskara Agung Wibawa, serta Direktur Operasi Pertamina Drilling, Aziz Muslim.
PGN Gagas telah menyiapkan infrastruktur pendukung untuk sinergi ini, termasuk pasokan gas dari SPBG Purwakarta yang diolah sebagai bahan bakar untuk engine pengeboran.
Baca juga : Dukung Swasembada Pangan, Kilang Pertamina Manfaatkan Teknologi Bioflok
“Penerapan DGBS selaras dengan upaya kami dalam cost optimization. Penggunaan gas bumi dapat menekan biaya operasional sekaligus menurunkan emisi karbon, menjadikan operasi lebih ekonomis dan berkelanjutan,” ujar Aziz Muslim.
Dengan sinergi ini, PGN Gagas dan Pertamina Drilling menunjukkan komitmen mereka dalam mendorong efisiensi energi serta mendukung upaya dekarbonisasi di sektor hulu migas Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya