Dark/Light Mode

Jaga Ketahanan Energi

PHE Bukukan Produksi Minyak 553,67 Ribu Barel Per Hari pada Januari 2025

Jumat, 7 Maret 2025 21:28 WIB
Plt. Direktur Utama PHE yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi PHE Dannif Danusaputro (tengah) dalam kegiatan Media Engagement di Jakarta, Jumat (7/3/2025). Ikut mendampingi Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat (kiri) dan Corporate Secretary PHE Arya Dwi Paramita (kanan). (Fazry/RM.id/Rakyat Merdeka)
Plt. Direktur Utama PHE yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi PHE Dannif Danusaputro (tengah) dalam kegiatan Media Engagement di Jakarta, Jumat (7/3/2025). Ikut mendampingi Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat (kiri) dan Corporate Secretary PHE Arya Dwi Paramita (kanan). (Fazry/RM.id/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Sepanjang Januari 2025, PHE berhasil mencatatkan produksi minyak sebesar 553,67 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas mencapai 2.826,56 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Untuk mendukung pencapaian tersebut, PHE telah menyelesaikan 2 sumur eksplorasi, 70 sumur eksploitasi, 80 workover, dan 3.016 well service.

Selain itu, perusahaan juga mencatatkan survei Seismik 3D seluas 164,29 km² guna meningkatkan eksplorasi wilayah kerja yang ada.

PHE terus mengoptimalkan produksi dengan berbagai strategi, termasuk eksplorasi wilayah baru, reaktivasi sumur yang belum berproduksi, serta penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) seperti waterflood dan steamflood.

Baca juga : Jabar Alami Deflasi 0,61 Persen pada Februari 2025

"Selain itu, percepatan proyek greenfield atau lapangan baru juga menjadi prioritas kami," ujar Plt. Direktur Utama PHE yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi PHE Dannif Danusaputro, dalam kegiatan Media Engagement di Jakarta, Jumat (7/3/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat, serta jurnalis dari berbagai media cetak dan online.

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE berkontribusi 69 persen terhadap produksi minyak nasional dan 37 persen terhadap produksi gas nasional.

Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2025, Pertamina menargetkan produksi minyak sebesar 416 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.536 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

"Industri migas Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang dan tetap menjadi pilar utama ketahanan energi nasional. Kami akan terus mendorong efisiensi operasi dan mencari peluang eksplorasi baru," tambah Dannif.

Baca juga : Mentan: Produksi Berlimpah, Tak Ada Alasan Harga Naik

Pada 2024, PHE mencatatkan temuan sumber daya migas kontijen 2C Recoverable sebesar 652 juta barel setara minyak (MMBOE) atau 2C Inplace sebesar 1,75 miliar barel setara minyak (BBOE).

Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam 15 tahun terakhir, meningkat 34 persen dibandingkan 2023 yang tercatat 488 MMBOE.

Salah satu temuan signifikan adalah High Impact Discovery di sumur Tedong (TDG)-001, yang berada di Wilayah Kerja (WK) Pertamina EP Region IV Zona 13, dengan sumber daya 2C Recoverable sebesar 548 bcfg dan kondensat 13,51 mmbc.

Eksplorasi di struktur Padang Pancuran (PPC)-1, Sumatera Selatan, juga menambah capaian dengan 2C Recoverable sebesar 140,6 MMBOE (2C Inplace 550 MMBO).

PHE terus memperkuat kegiatan eksplorasi dengan menyelesaikan pengeboran 22 sumur eksplorasi pada 2024, serta melakukan survei Seismik 2D sepanjang 769 km dan Seismik 3D seluas 4.990 km².

Baca juga : Korupsi Minyak Mentah Jadi Perhatian Presiden

Dalam menjalankan bisnisnya, PHE mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Perusahaan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan fraud melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) bersertifikasi ISO 37001:2016.

PHE berkomitmen mengelola operasinya secara profesional dan berkelanjutan, baik di dalam maupun luar negeri, untuk mencapai visi sebagai perusahaan migas kelas dunia yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan memiliki tata kelola yang baik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.