Dark/Light Mode

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

Erick: Bertahap, 67 Ribu UMKM Akan Bebas Utang Mulai Januari 2025

Jumat, 20 Desember 2024 12:51 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan capaian kinerja Kabinet Merah Putih dalam 60 hari terakhir, khususnya di sektor usaha. Erick mengatakan, salah satu fokus utama kabinet ialah menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo untuk menyelesaikan masalah utang yang membelit banyak UMKM di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick dalam Rapat Pleno 1 Mukernas MUI ke-IV di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (19/12/2024). Dalam sambutannya, Erick menyampaikan, Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan penghapusan utang untuk UMKM.  

"Kementerian UMKM sepakat untuk menyelesaikan instruksi ini dengan baik. Pada Januari 2025, penghapusan utang akan dimulai secara bertahap, mencakup sekitar 67.000 UMKM,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga : Menkum: Presiden Prabowo Minta Napi Narkoba Dilibatkan dalam Swasembada Pangan

Kebijakan penghapusan utang UMKM, menurut Erick, mencerminkan keberpihakan Presiden Prabowo terhadap ekonomi kerakyatan. Erick menegaskan, Presiden ingin memastikan kesenjangan ekonomi di masyarakat semakin berkurang. “Data pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan berarti jika tidak disertai dengan pemerataan dan keadilan,” ujar Erick.

Ketua Umum Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini mengungkapkan, salah satu bentuk perhatian Presiden Prabowo terhadap ekonomi rakyat adalah fokus pada pengembangan ekonomi syariah. Pemerintah, ujar Erick, berupaya terus memperbaiki sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

“Bagaimana ekonomi syariah bisa berkembang jika sistem keuangannya tidak mendukung? Karena itu, lahirlah Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui konsolidasi BNI, Mandiri, dan BRI Syariah. Secara bertahap, BSI yang awalnya berada di peringkat ke-14 dunia kini telah naik ke peringkat ke-9,” jelas Erick.

Baca juga : Kenang Ayahanda, Prabowo: Beliau Pejuang Merah Putih

Selain itu, Erick juga menceritakan upayanya dalam menyelamatkan kondisi keuangan Bank Muamalat, bank syariah pertama di Indonesia. “Sebagian pinjaman macetnya dipindahkan, sehingga kondisi keuangannya menjadi lebih sehat,” tambahnya.

Selain perbankan, sektor keuangan syariah lain yang menjadi perhatian pemerintah adalah asuransi syariah. Erick Thohir menjelaskan bahwa ekosistem asuransi syariah sudah mulai terbentuk, namun masih perlu ditingkatkan agar lebih optimal.

“Kami berupaya membangun ekonomi syariah yang didukung oleh sistem keuangan syariah yang solid. Pemerintah juga mendukung dengan langkah-langkah seperti penghapusan utang UMKM, menciptakan lebih banyak pengusaha muslim, dan mendorong program asuransi tani, termasuk untuk ternak sapi dan kerbau,” ujar Erick, memaparkan rencana pemerintah ke depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.