Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Buka Lapangan Kerja, Microsoft Indonesia Siap Luncurkan Cloud Region Di Kuartal ll
Kamis, 13 Maret 2025 11:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Microsoft Indonesia siap meluncurkan Cloud Region Indonesia pada kuartal ll 2025.
Kehadiran infrastruktur cloud ini diharapkan mempercepat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.
Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir menjelaskan, cloud region Microsoft di Indonesia yang dinamakan Indonesia Central akan menjadi bagian dari jaringan global Microsoft yang memiliki lebih dari 60 cloud region.
Dharma mengungkapkan, peluncuran Indonesia Central region akan membantu mempercepat adopsi cloud dan menciptakan nilai ekonomi sebesar 2,5 miliar dolar AS.
Baca juga : Hadir di Indonesia, Filterbaby Berikan Solusi Air Bersih untuk Kulit Sehat
"Angka ini sekitar 16,5 persen dari total 15,2 miliar dolar AS nilai ekonomi baru yang diproyeksikan akan dihasilkan oleh Microsoft, partner, dan cloud customer Microsoft selama empat tahun ke depan (2025-2028)," kata Dharma di Jakarta dikutip Kamis (13/3/2025).
Tak hanya itu, peluncuran Cloud Region Indonesia juga diklaim bakal membuka peluang besar di sektor tenaga kerja.
Dharma memprediksi, Microsoft dan para mitranya akan membuka 106.295 lapangan pekerjaan baru di sektor-sektor penting dalam negeri dalam periode yang sama.
Kehadiran cloud region ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan industri digital serta memperkuat ekosistem bisnis berbasis teknologi di Indonesia.
Baca juga : 5 Barang Terbaik Philips Elektronik Indonesia dengan Garansi Resmi
"Dengan kolaborasi antara Pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, diharapkan Indonesia semakin siap menghadapi era digital yang semakin berkembang pesat," ujarnya.
Dharma menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, Microsoft dan mitranya telah melatih sebanyak 704.342 masyarakat Indonesia dengan keterampilan digital yang dibutuhkan untuk berkembang di era ekonomi berbasis Artificial Intelligence (AI).
Khusus untuk program elevAIte Indonesia yang merupakan kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bertujuan untuk melatih 1 juta masyarakat dengan keterampilan AI spesifik pada 2025.
Microsoft telah menyambut 18 partner dalam rangka mempercepat AI skilling yang inklusif di berbagai sektor, termasuk Biji-Biji Initiative, Dicoding, dan NUCare Global by LAZISNU PBNU.
Baca juga : Dukung Kinerja Pembangkit Listrik, Wartsila Luncurkan Mesin 46TS
Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar menambahkan, Ramadan adalah waktu untuk berbagi ilmu dan memberdayakan komunitas. Menurutnya, program elevAIte yang berkolaborasi dengan Microsoft dan Kemkomdigi telah berperan penting dalam membawa keterampilan AI ke komunitas yang belum terlalu terlibat dalam transformasi digital.
"Terutama perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga hingga pemilik usaha kecil," kata Habib Ali.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya