Dark/Light Mode

Dukung Peta Jalan Pengurangan Sampah Plastik Indonesia

AQUA Perkuat Ekosistem Pengelolaan Sampah di Jawa dan Bali

Kamis, 13 Maret 2025 23:05 WIB
Foto: AQUA.
Foto: AQUA.

 Sebelumnya 
Program SAMTAKU juga mendukung pembelajaran jarak jauh yang diterapkan selama pandemi COVID-19, sehingga materi edukasi lingkungan dapat tetap diakses secara digital.

Hingga saat ini, AQUA telah berhasil menjangkau 100 juta konsumen, 3.8 juta anak sekolah di lebih dari 2.900 sekolah khususnya melalui program sekolah Adiwiyata, wahana edukasi, seperti Taman Pintar dan Kidzania.

Baca juga : Dorong Pengurangan Sampah Plastik, Haleon Gunakan Botol Berbahan Ramah Lingkungan

Berdasarkan riset LPEM UI, dampak dari gerakan #BijakBerplastik pun terasa nyata, dengan peningkatan daur ulang sampah plastik sebesar 17 persen pengurangan sampah yang berakhir di TPA sebesar 14 persen, dan peningkatan nilai ekonomi sektor daur ulang yang mencapai Rp 1,2 triliun.

Karyanto menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan seperti produsen, pemerintah, LSM, dan masyarakat untuk menciptakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca juga : Umumkan Perubahan Jam Operasional, Pastikan BNI Kelancaran Transaksi Perbankan Di Ramadan

“Diperlukan dukungan dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan komitmen ini dapat berjalan dengan berkelanjutan,” ujar Karyanto.

Karyanto menggarisbawahi upaya AQUA yang telah menjalankan pengelolaan sampah sejak 1993, dan akan terus melanjutkan usaha untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah plastik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.