Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gabung OECD Pertama Di ASEAN, Ekonom CSIS Puji Airlangga
Jumat, 14 Maret 2025 18:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kegigihan Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam upaya mewujudkan Indonesia gabung ke dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dipuji ekonom.
Terlebih setelah Indonesia mencatatkan diri sebagai negara aksesi OECD pertama di kawasan ASEAN.
"Tentunya ini harus diapresiasi, mengingat menjadi anggota OECD merupakan satu upaya untuk kita bisa melanjutkan reformasi yang kita perlukan termasuk mempengaruhi sentimen pasar Indonesia baik itu secara domestik maupun global," kata Direktur Eksekutif Center of Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri Jumat (14/3).
Baca juga : Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Luhut-Airlangga Perkuat Sinergi
Yose menyebut sebenarnya keinginan Indonesia bergabung ke dalam OECD ini juga bisa menjadi sebuah ujian bagi pemerintah untuk membuktikan kepada dunia sanggup tidak menyelesaikan berbagai persyaratan yang dibutuhkan.
"Berbeda dengan BRICS yang sifatnya lebih superfisial karena hanya berkutat pada statement politik. Tapi OECD lebih dari itu, karena dengan bergabung OECD, maka kita juga bisa mewujudkan keinginan kita untuk menjadi negara maju atau keluar dari middle income trap," katanya.
Keuntungan lainnya yang bisa diperoleh Indonesia, lanjut Yose, tentunya dapat meningkatkan kredit dan nilai iklim investasi Indonesia di mata investor global.
Baca juga : Menag Dukung Ipemi Berdayakan Ekonomi Perempuan
"Makanya jika Indonesia sudah terjun dan berniat bergabung dengan OECD harus serius. Karena kita juga berlomba-lomba dengan negara lain untuk bisa gabung OECD, dan mereka terus melakukan reformasi-reformasi yang diperlukan," tukas Yose.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya, menyampaikan apresiasi atas dukungan negara-negara sahabat terhadap upaya Indonesia untuk bergabung di OECD. Mulai dari dibukanya diskusi aksesi pada Februari 2024 hingga tahapan asesmen mandiri yang saat ini sedang berjalan usai melakukan lawatan ke negara Perancis.
Langkah strategis Indonesia untuk bergabung ke dalam OECD ini memotivasi negara ASEAN lainnya, yakni Thailand yang menyusul pada Juni 2024.
Baca juga : Kejar Pertumbuhan, Ekonom Dukung BI Pangkas Suku Bunga
Selain itu, bergabungnya Indonesia di OECD juga akan mendukung cita-cita besar Indonesia Emas 2045 melalui transisi dan transformasi struktural. Sementara Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan akan menyelesaikan proses aksesi OECD dalam jangka waktu tiga sampai empat tahun ke depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya