Dark/Light Mode

Gandeng BPOM

Pakai AI, BRIN Analisis Produk Makanan

Minggu, 27 Oktober 2024 07:35 WIB
Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN Zamroni. (Foto: ANTARA/Sugiharto Purnama)
Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN Zamroni. (Foto: ANTARA/Sugiharto Purnama)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama bareng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan alias AI (Artificial Intelligence) untuk menganalisis, dan mengoptimalkan registrasi pangan olahan yang beredar.

Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN Zamroni mengatakan, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari studi yang telah dilakukan bersama. Dalam studi tersebut membahas lengkap tentang identitas kesiapan BPOM dalam adopsi AI.

“Kami juga mempelajari ken­dala pelaku usaha dalam registrasi pangan,” ujar Zamroni dikutip dalam keterangan pers usai penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama, di Ja­karta, Sabtu (26/10/2024).

Baca juga : PKB Dukung Prabowo

Ia menambahkan, kerja sama ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman BRIN dengan BPOM yang ditandatangani sejak tahun 2022, ten­tang riset dan inovasi di bi­dang obat dan makanan untuk peningkatan daya saing industri lokal.

BRIN berperan dalam melakukan penelitian yang men­dalam dalam berbagai aspek keamanan dan kualitas pangan. Sedangkan BPOM berfokus pada pengawasan keamanan produk pangan yang beredar di masyarakat.

“Dengan menggunakan AI, kami bisa menganalisis data besar (big data) terkait produk, distribusi, dan konsumsi pangan secara lebih akurat,” ucapnya.

Baca juga : KBL Berbasis Baterai Dikasih Keistimewaan

Teknologi AI, sambung dia, tidak hanya meningkat­kan proses registrasi, tetapi juga memastikan produk pangan sampai ke masyarakat dengan aman dan berkualitas tinggi.

Dengan memanfaatkan AI, BPOM dapat mempercepat proses evaluasi keamanan produk melalui analisis data yang lebih cepat dan akurat.

Sebab, sistem berbasis AI dapat digunakan untuk mende­teksi potensi risiko kesehatan dari bahan-bahan makanan ter­tentu sebelum dipasarkan.

Baca juga : Debat Kedua Calon Bupati Situbondo Berlangsung Seru

Kerja sama keduanya sangat penting untuk mencapai tu­juan ketahanan pangan nasional melalui registrasi yang efisien dan efektif.

“Kolaborasi ini menjadi lang­kah baik dalam mendukung registrasi pangan yang efisien, cepat, dan bisa memberikan per­lindungan kepada masyarakat,” harapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.