Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hasil Pantauan Mendag Di Seluruh Indonesia
Stok & Harga Pangan Stabil
Minggu, 16 Maret 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pasokan dan harga pangan stabil di berbagai daerah sepanjang Ramadan. Kondisi ini diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat bisa merayakan hari Raya Idul Fitri dengan tenang.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengklaim stok beras sebagai kebutuhan pokok utama, dalam kondisi aman.
“Saat ini stok beras lebih dari 2 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkap Zulhas di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Selain beras, lanjut Zulhas, stok pangan lain seperti minyak goreng, gula dan tepung terigu juga dalam kondisi aman. Pemerintah akan mengawasi distribusi dan memastikan harga pangan tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca juga : Jokowi: Saya Ngalah Terus, Tapi Ada Batasnya
“Saya tegaskan, selama bulan puasa tidak boleh ada yang memainkan harga. Minyak goreng MinyaKita, misalnya, harus Rp 15.700 di Bali, Jawa dan Sumatera,” imbuhnya.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso juga memastikan pasokan pangan di seluruh Indonesia stabil menjelang Lebaran.
“Ketersediaan dan harga aman terkendali. Tidak ada kelangkaan, hanya perlu pengawasan distribusi,” kata Budi di Solo, Selasa (11/3/2025).
Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengaktifkan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) di 128 kabupaten/kota untuk memantau harga secara real time dan mencegah spekulan memainkan harga.
Baca juga : Hasto Senyum, Teriak Merdeka
“Jika ada lonjakan harga, kami akan langsung turun tangan dan berkoordinasi dengan supplier untuk menyelesaikannya,” tegasnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani optimistis harga pangan tetap terjaga hingga Lebaran.
“Indonesia dalam posisi yang relatif aman dalam stok dan harga pangan. Bahkan, menjelang Lebaran, kita tidak melihat gejolak harga yang signifikan,” ujarnya dalam konferensi pers mengenai APBN, Kamis (13/3/2025).
Waspadai Daya Beli
Baca juga : Dari 71 TriliunJadi 171 Triliun
Meski harga pangan cenderung stabil, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti mengingatkan Pemerintah untuk mengawasi daya beli masyarakat.
“Ada kenaikan harga (pangan), tetapi tidak signifikan. Namun, daya beli masyarakat mulai menurun akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan efisiensi di sektor pemerintahan,” kata Esther, Jumat (14/3/2025).
Ia menekankan pentingnya kelancaran distribusi dan ketersediaan stok pangan agar harga tetap terkendali. “Dalam kondisi seperti ini, jangan sampai ada lonjakan harga besar yang bisa memicu inflasi,” tutupnya.
Dengan berbagai upaya Pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga pangan, masyarakat diharapkannya, dapat menjalani Ramadan dan Lebaran dengan tenang tanpa khawatir lonjakan harga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya