Dark/Light Mode

PT rPE Kerja Sama dengan PT KPNJ Percepat Investasi di Sektor EBT

Rabu, 19 Maret 2025 13:45 WIB
Penandatanganan kerja sama PT reNIKOLA Primer Energi dengan PT Karya Pratama Niagajaya (Foto: rPEJ)
Penandatanganan kerja sama PT reNIKOLA Primer Energi dengan PT Karya Pratama Niagajaya (Foto: rPEJ)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT reNIKOLA Primer Energi (PT rPE) mengambil langkah strategis dalam mempercepat investasi di sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui penandatanganan perjanjian Build-Own-Operate-Transfer (BOOT) dengan PT Karya Pratama Niagajaya (PT KPNJ), bagian dari PT Mahkota Group Tbk. Kolaborasi ini memperkuat kehadiran reNIKOLA pada bidang bioenergi di Indonesia serta menandai awal dari kemitraan jangka panjang antara reNIKOLA dengan PT Mahkota Group Tbk dalam upaya mendorong dekarbonisasi industri kelapa sawit di Indonesia. 

Perjanjian ini secara resmi ditandatangani Direktur Utama PT rPE, Khong Ho Ming, dan Direktur Utama PT KPNJ, Usli. Perjanjian BOOT ini merupakan langkah penting bagi PT rPE dalam mengembangkan EBT, serta memperkuat komitmen PT rPE dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan mendorong solusi energi berkelanjutan di Indonesia.

Dengan total investasi yang diperkirakan mencapai 6 juta dolar AS, proyek ini akan memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) dari pabrik kelapa sawit PT KPNJ untuk menghasilkan lebih dari 108.000 MMBtu biomethane serta mengurangi emisi CO2 sekitar 40.000 ton per tahunnya. Proyek ini menjadi yang pertama dari banyak proyek lain yang akan datang antara PT reNIKOLA dan PT Mahkota Group Tbk dalam mewujudkan visi bersama dalam pengembangan energi berkelanjutan dan pengurangan karbon di Indonesia.

Baca juga : Gubernur Pram: QRIS Tap Percepat Transaksi Di Gate MRT Jakarta

reNIKOLA Group secara strategis memperluas portofolionya di bidang EBT dengan menargetkan pengembangan 40 proyek dalam tiga tahun ke depan melalui investasi yang mencapai lebih dari 240 juta dolar AS. Didukung B.Grimm Power, pemegang 45 persen saham, reNIKOLA Holding Sdn. Bhd. berada dalam posisi kuat untuk menjalankan proyek EBT berskala besar di Indonesia.

B.Grimm Power merupakan salah satu pemain utama di sektor EBT dengan pengalaman lebih dari 146 tahun. Dukungan finansial dan keahlian teknis dari B.Grimm Power semakin memperkokoh langkah-langkah pengembangan EBT oleh reNIKOLA.

CEO PT rPE, Mohd Amran bin Mohd Yusof, menekankan pentingnya pengembangan ini. "Di reNIKOLA, misi kami adalah mempercepat transisi energi bersih melalui investasi strategis dan pengembangan teknologi," ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (19/3/2025).

Baca juga : DAMRI Ubah Sampah Anorganik Jadi Kreasi Bernilai, Stasiun Makin Bersih!

Setelah mengukuhkan kehadiran reNIKOLA di Sumatera, saat ini pihaknya memperluas cakupan ke Kalimantan. Ini menandai lompatan signifikan dalam komitmen untuk memperkuat infrastruktur energi terbarukan di Indonesia.

"Proyek-proyek ini akan memainkan peran penting dalam transformasi energi terbarukan Indonesia, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan," lanjutnya.

Direktur PT rPE, Nengah Rama Gautama, sangat berterima kasih atas dukungan dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) serta pemerintah Indonesia. Kolaborasi dengan PT KPNJ merupakan langkah penting bagi rPE.

Baca juga : 3 Gerbong Kereta Cadangan Terbakar Di Stasiun Tugu Yogyakarta

"Kami berharap dapat mereplikasi model ini di berbagai pabrik kelapa sawit lainnya di bawah PT Mahkota Group Tbk. Tujuan kami adalah membangun kemitraan jangka panjang yang secara signifikan dapat mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan ketahanan energi," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT KPNJ, Usli, menyatakan, PT KPNJ sangat antusias untuk berkolaborasi dengan PT rPE dalam proyek inovatif ini. Ini adalah proyek biomethane yang bertujuan untuk memelopori inisiatif dekarbonisasi perusahaan. Kemitraan ini selaras dengan komitmen dalam menerapkan praktik berkelanjutan dan mengurangi emisi karbon.

"Kami yakin kolaborasi ini akan menjadi tolak ukur baru di sektor energi terbarukan Indonesia serta memberikan dampak positif yang besar baik bagi perusahaan, lingkungan, masyarakat maupun pemerintahan," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.