Dark/Light Mode

PTPN Dukung Proses Hukum, Pastikan PG Djatiroto Tetap Beroperasi

Kamis, 20 Maret 2025 17:32 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) menegaskan sikapnya terhadap kasus dugaan korupsi proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula (PG) Djatiroto PTPN XI yang menyeret dua mantan pejabatnya sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

Dalam pernyataannya, Corporate Secretary Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III, Misran menyatakan bahwa PTPN menghormati seluruh proses hukum yang berjalan dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam memberikan informasi serta akses yang diperlukan.

Baca juga : Kapolri Turun Ke Posko Terpadu, Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2025

“Manajemen memastikan bahwa proses hukum ini tidak berdampak pada operasional PG Djatiroto yang saat ini tengah menjalani overhaul dan perawatan rutin sebagai persiapan musim giling 2025,” ujar Misran dalam keterangan resmi.

Ia juga menegaskan bahwa kinerja PG Djatiroto terus meningkat, dengan produksi gula yang naik dari 65 ribu ton pada 2023 menjadi 71,2 ribu ton pada 2024 dengan standar SNI GKP.

Baca juga : Kapolri Pastikan Ada Angin Segar di Tengah Gelombang PHK

Peningkatan ini didukung oleh kerja sama pengelolaan lahan (KSO) dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), yang turut mencatat kenaikan laba sebesar 1000 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis, SGN telah menerapkan sistem digital dalam berbagai aspek operasional serta menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) guna memastikan kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Baca juga : Menaker Pastikan JHT Cair Sebelum Lebaran

“Manajemen PTPN yakin bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil akan membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif, sekaligus memperkuat peran PTPN dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tambah Misran.

PTPN III sendiri merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang agro bisnis, khususnya kelapa sawit dan karet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.