Dark/Light Mode

Tugu Insurance Sabet Dua Penghargaan Digital Brand Awards

Senin, 24 Maret 2025 10:11 WIB
Tugu Insurance mendapat penghargaan pada acara Infobank-Isentia 14th Digital Brand Awards 2025. (Foto: dok Tugu)
Tugu Insurance mendapat penghargaan pada acara Infobank-Isentia 14th Digital Brand Awards 2025. (Foto: dok Tugu)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance terus membuktikan stabilitas kinerjanya di industri asuransi nasional.

Atas keberhasilannya itu, Tugu Insurance berhasil memboyong dua penghargaan dalam ajang Infobank-Isentia 14th Digital Brand Awards 2025. Dua penghargaan yang diraih Tugu Insurance adalah kategori Asuransi Umum Corporate Brand dengan Aset Premi Bruto 2,5 T ke Atas dan The 2nd Best Overall Asuransi Umum 2025.

Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Edi Yoga Prasetyo selaku Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025) lalu. Tak hanya itu, predikat The Best CEO in Digital Brand 2025 juga diterima oleh Tatang Nurhidayat selaku Presiden Direktur Tugu Insurance.

Baca juga : Pupuk Indonesia Raih 3 Penghargaan dalam Ajang 14th Anugerah BUMN 2025

Menurut Edi, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi segenap insan Tugu Insurance dalam mengembangkan inovasi digital untuk mememuhi kebutuhan masyarakat luas, baik layanan maupun produk asuransi yang ditawarkan Tugu Insurance.

“Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi kami dalam mendorong keberlanjutan kinerja perseroan, khususnya dalam mengedepankan inovasi teknologi digital untuk penyediaan berbagai produk dan layanan kepada para pelanggan. Tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan prinsip kehati-hatian,” jelasnya dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).

Sementara, metodologi yang digunakan dalam riset ini menggunakan delapan tahapan yang berpusat pada channel media sosial dalam melakukan penilaian terhadap corporate brand dan product brand.

Baca juga : Pertamina International Shipping Raih Penghargaan IFN Deal of The Year 2024

Ke delapan tahapan itu, yakni menentukan kategori, meriset brand dan kata kunci, memilih channel media sosial, men-generate data dari media sosial, menentukan sentimen, pengambilan data, menghitung indeks, dan menentukan hasil tiga teratas (top three).

Data yang telah dikategorikan kemudian disimpan dalam Dashboard I-Social Isentia, yang kemudian dianalisis menggunakan algoritma Isentia untuk menghasilkan statistik, tren, indeks, dan laporan visual seperti grafik dan pemetaan dengan representasi warna yang berbeda-beda.

Menurut Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, riset digital brand dilakukan untuk meningkatkan kesadaran terkait strategi branding baru yang perlu dilakukan di era digital. Saat ini, interaksi digital memiliki pengaruh besar terhadap persepsi konsumen.

Baca juga : Ini Alasan Pizza Hut Belum Punya Outlet Di Papua Pegunungan dan Sulbar

“Reputasi online sebuah perusahaan bisa menjadi penentu kesuksesan maupun kegagalan. Media online memainkan peran penting sebagai sumber data yang sangat besar dan kuat. Media sosial juga dapat digunakan sebagai saluran layanan pelanggan yang interaktif,” ujar Eko B. Supriyanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.