Dark/Light Mode

Dubes Spanyol Francisco Aguilera Aranda

Serahkan Penghargaan Kepada Goenawan Mohamad

Sabtu, 22 Maret 2025 05:58 WIB
Dubes Francisco Aguilera 
Aranda (kiri) menggandeng 
tangan Goenawan Mohamad 
(kanan) di acara penyerahan 
penghargaan Raja Spanyol 
Felipe VI di Menteng, Jakarta, 
Selasa (18/3/2025). (Foto Komunitas Salihara)
Dubes Francisco Aguilera Aranda (kiri) menggandeng tangan Goenawan Mohamad (kanan) di acara penyerahan penghargaan Raja Spanyol Felipe VI di Menteng, Jakarta, Selasa (18/3/2025). (Foto Komunitas Salihara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Karya seni anak bangsa Indonesia kembali mendapat apresiasi dari negara sahabat. Kali ini penyair asal Jawa Tengah Goenawan Mohamad diganjar penghargaan dari Raja Spanyol Felipe VI, Official Cross of the Order of “Isabel la Catolica”.

Upacara penyerahan penghargaan dilaksanakan di Kediaman Duta Besar (Dubes) Spanyol untuk Indonesia Francisco Aguilera Aranda di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025) malam.

Dalam paparannya, Dubes Aranda mengatakan, Pemerintah Spanyol sangat mengagumi dedikasi luar biasa Goenawan dalam memperjuangkan kebebasan berekspresi, keadilan sosial, serta kontribusinya dalam mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Spanyol.

Baca juga : Dipanggil Ke Istana, Menteri Ara Laporkan Kinerja Perumahan Ke Prabowo

Dubes Aranda menganalogikan Goenawan Mohamad atau akrab disapa GM, mirip dengan sosok Don Quijote dalam karya Miguel de Cervantes.

“Layaknya seorang kesatria pengembara karya Cervantes yang teguh pada pendirian dan menentang norma kaku di zamannya. Begitu pula Goenawan, teguh memperjuangkan nilainilai yang dia pegang,” puji Dubes Aranda.

Ketertarikan Goenawan pada sastra Spanyol, juga menjadi salah satu alasan dia dianugerahi penghargaan dari Negeri Matador.

Baca juga : Dirut Jasaraharja Putera Raih Penghargaan Indonesia Best 50 CEO Award 2025

Karya-karya Goenawan juga mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Spanyol. Salah satunya dalam pertunjukan teater boneka Den Kisot yang digelar di Komunitas Salihara pada 2019. Pentas yang disutradarai Endo Suanda juga sukses digelar di Bandung, Solo, Yogyakarta, Ternate dan Tidore.

“Kisah Don Quijote telah menginspirasi saya sejak kecil. Saya merasa terhormat dapat mementaskan pertunjukan wayang yang mengadaptasi dari kisah tersebut. Prosesnya cukup berat, tapi menyenangkan. Saya begitu senang dan bangga,” ujar Goenawan saat memberi pidato, usai menerima penghargaan.

Perjalanan karya Den Kisot ke berbagai daerah ini merupakan bentuk kolaborasi antara Komunitas Salihara dengan Kedutaan Besar Spanyol.

Baca juga : Wapres Vance Akui Musk Salah Lakukan Pemecatan Besar-besaran Pegawai Federal

Acara pemberian medali ini juga ditutup dengan pembacaan puisi berjudul Epilog dari kumpulan puisi Don Quixote (2024) karya Goenawan Mohamad.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.