Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PLN Nusantara Power Pastikan Kesiapan Optimal Unit Pembangkit Jelang Idulfitri
Kamis, 27 Maret 2025 17:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memastikan seluruh unit pembangkitnya dalam kondisi siaga penuh guna menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
Sebagai subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN NP berkomitmen untuk menyediakan layanan listrik yang andal, sehingga masyarakat, khususnya umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa khawatir terganggu pasokan energi.
Mulai 17 Maret 2025, sebanyak 8.898 personel, yang terdiri dari karyawan, tenaga alih daya, serta personel pengamanan, disiagakan secara nasional untuk memastikan ketersediaan listrik tetap stabil.
Dukungan ini mampu menjaga Daya Mampu Pasok (DMP) energi listrik sebesar 15.303 megawatt (MW) dari berbagai unit pembangkit yang tersebar dari Aceh hingga Sulawesi Utara.
Selain itu, PLN NP telah mendirikan 126 posko siaga di seluruh unit pembangkitnya guna memastikan kesiapan operasional selama periode Hari Raya.
Baca juga : Pertamina Pastikan Stok Dan Distribusi BBM-LPG Aman Selama Idul Fitri 2025
Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menegaskan, keandalan pasokan listrik menjadi prioritas utama, terutama di luar Pulau Jawa.
Sejumlah pembangkit strategis, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Balikpapan, PLTU Pulang Pisau, dan PLTU Tidore, serta seluruh pembangkit di Pulau Jawa, menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas listrik menjelang, saat, dan setelah Idulfitri.
"Kesiapan energi primer di unit pembangkit batu bara mencapai 23 hari operasi (HOP), sementara pembangkit gas mencapai 24 HOP. Ini berarti pasokan listrik dalam kondisi aman, sehingga masyarakat Indonesia dapat merayakan Idulfitri dengan terang," terang Ruly dalam keterangan tertulis, Kamis (27/3).
Teknologi Digital dan Energi Ramah Lingkungan
Selain kesiapan personel, PLN NP juga mengoptimalkan penggunaan teknologi digital melalui Nusantara InnoVision Center (NIC).
Dengan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), PLN NP dapat memantau kondisi operasional secara real-time, menganalisis data besar (big data), serta menjaga keamanan siber unit pembangkit.
Baca juga : Kilang Pertamina Internasional Pastikan Operasional Optimal Selama Libur Lebaran
Dalam mendukung transisi energi berkelanjutan, PLN NP juga mengandalkan energi baru terbarukan (EBT) dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dengan total kapasitas mencapai 2.028 MW, setara dengan kebutuhan listrik bagi 1,56 juta rumah tangga.
"Pasokan listrik untuk Indonesia juga berasal dari sumber energi baru terbarukan, yang semakin mendukung upaya dekarbonisasi dan ketahanan energi nasional," tambah Ruly.
Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, PLN NP telah meningkatkan patroli, pemeliharaan preventif, serta tindakan prediktif guna memastikan suplai listrik berjalan lancar.
Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, dan masyarakat sekitar pembangkit dalam menghadapi berbagai tantangan selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Sebagai langkah preventif tambahan, PLN NP telah menyiagakan: 45 truk pemadam kebakaran, 20 unit ambulans, 4.280 hidran kebakaran yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca juga : Kapolri Pastikan Kelancaran Dan Pelayanan Arus Mudik
PLN NP menegaskan komitmen dan kesiapan penuh seluruh unit dalam mendukung kelancaran momen penting ini.
Sebagai penyedia energi yang handal dan inovatif, PLN NP terus berupaya memastikan Indonesia tetap terang dan penuh berkah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya