Dark/Light Mode

Mulai Hari Ini, Whoosh Dioperasikan Penuh SDM Indonesia

Kamis, 10 April 2025 21:16 WIB
Masinis Kereta Cepat. (Foto: dok Whoosh)
Masinis Kereta Cepat. (Foto: dok Whoosh)

RM.id  Rakyat Merdeka - KCIC resmi mengoperasikan seluruh perjalanan Whoosh secara penuh oleh SDM Indonesia mulai hari ini, Kamis (10/4/2025). Hal ini ditandai dengan serah terima pekerjaan Masinis dan Teknisi Kereta dari pihak China kepada KCIC.

Saat ini, KCIC sudah memegang kendali penuh atas seluruh operasional dan pelayanan di dalam perjalanan Whoosh. Mulai dari masinis, teknisi, chief conductor, kondektur, pramugari, keamanan, hingga kebersihan semuanya sudah dipegang oleh SDM Indonesia. 

Baca juga : Partai Rakyat Sarankan Nasionalisasi Aset Industri AS Di Indonesia

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, terdapat 34 Masinis Indonesia dan 21 Teknisi yang telah siap mengoperasikan Whoosh sebanyak 62 perjalanan perhari. Selain itu sebanyak 33 masinis dan 14 teknisi lainnya direncanakan akan melaksanakan handover serupa pada Agustus 2025.

“Seluruhnya petugas operasional Whoosh telah mengikuti pelatihan sejak Februari 2023 dari mulai teori, praktik, on job training, sertifikasi kementerian, dan asesmen oleh tenaga profesional asal China. Selama pryoses transfer knowledge tersebut, para personel juga dibekali kemampuan untuk menghadapi berbagai skenario guna memastikan keselamatan dan kelancaran operasional,” ujar Eva.

Baca juga : Soal Tarif AS, Menpar Sebut Pariwisata Jadi Pilar Pertahanan Ekonomi Indonesia

Proses transfer knowledge untuk Masinis Whoosh juga lebih cepat dari perencanaan awal. Jika di Tiongkok proses ini memerlukan waktu hingga 3 tahun, namun untuk proses yang dilalui  pada pengoperasian Whoosh hanya memerlukan 1.5 tahun. 

proses transfer knowledge menjadi lebih cepat lantaran para masinis tersebut sebelumnya merupakan masinis KAI yang berpengalaman mengemudikan kereta konvensional selama 3.000 jam atau 100.000 km. Tahapan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia, sekaligus menandai kemandirian Indonesia dalam pengoperasian kereta cepat pertama di Asia Tenggara.

Baca juga : Berapa Harga iPhone 16? Ini Daftar Lengkap & Informasi Ketersediaan di Indonesia

"Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa SDM Indonesia mampu mengoperasikan moda transportasi modern dengan teknologi terbaru serta standar keselamatan yang tinggi." tutup Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.