Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dorong Kemajuan Bisnis, Produk UMKM Tampil Di Halaman Depan PaDi UMKM
Jumat, 11 April 2025 12:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Marketplace B2B (Business-to-Business) idealnya menjadi wadah bagi penjual dan pembeli berinteraksi dengan mudah, transparan dan saling menguntungkan.
Begitulah gambaran yang ingin dihadirkan PaDi UMKM (Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sebagai sebuah platform digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) yang menjembatani UMKM selaku penjual dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) atau perusahaan swasta selaku pembeli.
Executive Vice President (EVP) Digital Business & Technology Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa mengatakan, UMKM tentu mengharapkan akses pasar yang luas, cepat dan proses transaksi yang mudah tanpa birokrasi rumit.
Sementara dari sisi BUMN atau perusahaan swasta, pasti menginginkan pasokan barang atau jasa yang berkualitas, harga yang kompetitif, serta kemudahan dalam membandingkan dan memilih penawaran terbaik.
Menurut Komang, jika kedua pihak bisa mendapatkan kepastian dan efisiensi dalam transaksi, maka marketplace B2B dapat berkembang menjadi ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Untuk itu, pihaknya berupaya menumbuhkan ekosistem digital Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
"Ini sebagaimana tercermin melalui PaDi UMKM yang telah mendorong kemajuan bisnis UMKM di Indonesia,” ujar Komang, dalam keterangan resminya, Jumat (11/4/2025).
Baca juga : Pasarkan Produk UMKM, Wanita Islam Tangsel Diminta Manfaatkan Teknologi Digital
Lebih lanjut disampaikan Komang, sebagai marketplace B2B yang memahami kebutuhan penjual dan pembeli di dalamnya, PaDi UMKM menyediakan berbagai fitur dan program yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna.
Salah satunya dalam memudahkan transaksi antara UMKM dan BUMN, Pemerintah, serta Swasta, melalui program Collection Campaign. Yakni, kampanye yang mengelompokkan produk atau jasa dalam satu tema, kategori, atau kebutuhan tertentu di halaman muka marketplace PaDi UMKM.
"Semua produk dan jasa yang ditampilkan dalam kampanye ini telah melewati proses kurasi dan diberikan gratis kepada UMKM terpilih," ujarnya..
Komang menambahkan, kampanye ini dijalankan dengan dua pendekatan, yaitu ditawarkan kepada UMKM di mana mereka perlu mengisi formulir terlebih dahulu dan kemudian dikurasi.
Pendekatan kedua, sambung dua, tim PaDi akan menghubungi penjual terpilih secara langsung yang didasarkan atas data yang telah dikurasi.
Komang memastikan, Collection Campaign dirancang untuk mendorong bisnis UMKM dengan cara meningkatkan transaksi penjualan bagi UMKM, dan tentunya juga menjadi kemudahan bagi pembeli dalam menemukan produk unggulan.
Adapun, inisiasi Collection Campaign mulai dilakukan sejak 2023, berbekal dari keinginan kuat membantu pembeli dalam mencari vendor yang tepat di marketplace PaDi, yaitu dengan melakukan analisa harga dan membandingkan produk.
Baca juga : PLN Icon Plus Gelar Ramadan Berkah, Dukung UMKM dan Kepedulian Sosial
"Dan ternyata, program ini juga berhasil meningkatkan exposure bagi UMKM yang sudah bergabung di PaDi," katanya.
Ia menambahkan, Collection Campaign hanyalah satu dari sekian manfaat yang diberikan PaDi kepada UMKM.
Ke depannya, PaDi akan terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis UMKM dan ekosistem digital yang berkelanjutan.
"Sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian bangsa dan kesejahteraan masyarakat," ujar Komang.
Salah satu pelaku usaha yang telah berhasil mendapatkan manfaat dari Collection Campaign adalah Ronald, pemilik UMKM Sinar Abadi, yang telah menjalankan usahanya lebih dari 30 tahun dan bergabung di PaDi sejak tahun 2020.
Ronald menuturkan, usahanya bergerak di bidang penyedia peralatan dan perlengkapan kantor dan memandang PaDi sebagai wadah yang cocok untuk mengembangkan bisnis.
"Dan itu terbukti. Berjualan di PaDi sangat mudah, proses pembelian dan penagihannya bisa otomatis dan bagi saya ini adalah kesempatan untuk menjangkau pasar atau calon pembeli yang lebih luas,” ucapnya.
Baca juga : Wujudkan Bisnis Berkelanjutan, CRI Group Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Ronald mengaku, dalam satu bulan, Sinar Abadi bisa memperoleh setidaknya lima puluh transaksi. Bahkan, awal tahun 2025 ini saja sudah ada transaksi yang berhasil dicatatkan.
Ronald mengakui, bisnisnya akan terus berkembang bersama PaDi, terutama melihat histori transaksi yang telah sukses dilakukan.
"Dalam empat tahun ke belakang, pendapatan Sinar Abadi meningkat sampai 30 persen dengan angka mencapai Rp 5 miliar setahun," bebernya.
Ia berharap,dengan mengikuti Collection Campaign, produk-produk kami bisa terus berada di halaman muka. "Sehingga dapat meningkatkan lagi potensi transaksi di PaDi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya