Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Program TJSL KPI Beri Dampak Positif ke 3.269 Penerima Manfaat Sepanjang 2024
Selasa, 15 April 2025 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah memberikan dampak positif bagi 3.269 penerima manfaat langsung sepanjang 2024.
Angka tersebut berasal dari implementasi program TJSL di enam unit operasi, yakni Kilang Dumai, Kilang Plaju, Kilang Cilacap, Kilang Balikpapan, Kilang Balongan, dan Kilang Kasim.
Corporate Secretary KPI Hermansyah Y. Nasroen menjelaskan bahwa program TJSL KPI telah berjalan sejak 2018, setahun setelah perusahaan berdiri.
Program-program TJSL mencakup bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan tujuan utama meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional kilang.
Baca juga : KBRI Tokyo Berikan Pembekalan Kepada 209 Peserta Magang Di Jepang
Salah satu contoh sukses program TJSL adalah di Desa Kalijaran, Cilacap, di mana KPI membangun panel surya (solar cell) dan sistem pompa air untuk membantu petani mengakses sumber air yang sebelumnya sulit dijangkau.
Sebelum adanya fasilitas ini, petani hanya bisa panen sekali setahun karena bergantung pada musim hujan.
Setelah sistem dibangun, para petani mampu meningkatkan intensitas panen menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.
“Dengan adanya panel surya dan pompa air, air bisa mengalir dengan lancar ke lahan pertanian, sehingga petani bisa panen lebih dari sekali,” ujar Hermansyah.
Baca juga : Kemensos Tetap Layani Kebutuhan Makan Warga Penerima Manfaat Selama Idul Fitri
Dampaknya, pendapatan petani meningkat dan perekonomian desa ikut terdongkrak.
KPI menargetkan setiap program TJSL mendorong kemandirian masyarakat, khususnya secara ekonomi.
Jika program terbukti berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, KPI berkomitmen melanjutkan pembinaan dan pendampingan.
“KPI berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat melalui implementasi program TJSL di seluruh unit operasi. Strategi pelaksanaan program ini juga mengedepankan prinsip-prinsip ESG (Environment, Social, & Governance) untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030,” kata Hermansyah.
Baca juga : Pererat Kerja Sama Internasional, Pelindo Terima Delegasi Mexican Trade Mission 2025
Sebagai bentuk konsistensi dalam menjalankan program sosial yang inovatif, KPI berhasil meraih 6 PROPER Emas dan 4 PROPER Hijau pada Februari 2025.
PROPER Emas adalah penghargaan tertinggi bagi perusahaan yang tidak hanya patuh pada regulasi lingkungan, tetapi juga menjadi panutan dalam pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Enam PROPER Emas diraih oleh Kilang Cilacap, Kilang Balongan, Kilang Dumai, Kilang Dumai Operasi Sungai Pakning, Kilang Plaju, dan PT Polytama Propindo. Sementara itu, PROPER Hijau diperoleh Kilang Balikpapan, Kilang Kasim, PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), dan PT Petro Oxo Nusantara (PON).
“PROPER menjadi salah satu mekanisme KPI untuk mengukur dampak sosial dari program yang dijalankan. Kami berharap kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan dapat terus memperkuat keberlanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar,” tutup Hermansyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya