Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KUR Bank Mandiri Tembus Rp 9,01 Triliun Per Februari 2025
Senin, 24 Maret 2025 14:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir Februari 2025 mencapai Rp 9,01 triliun kepada lebih dari 77.500 pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Penyaluran KUR tersebut setara 23,39 persen dari target KUR Bank Mandiri di 2025 senilai Rp 38,5 triliun.
Senior Vice President Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Muhamad Gumilang mengatakan, dengan memberikan akses permodalan melalui KUR, Bank Mandiri membantu meningkatkan kapasitas produksi pelaku UMKM terutama sektor pertanian maupun industri.
“Melalui penyaluran KUR, Bank Mandiri berupaya memberikan akses permodalan yang lebih luas bagi para pelaku usaha guna mengakselerasi kapasitas dan daya saing,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (24/3/2025).
Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam memberikan kredit berbunga rendah bagi sektor UMKM, pertanian, dan industri kecil.
Baca juga : Bank Mandiri Raih Pendanaan Global Bond Senilai Rp 13,20 Triliun
Hasilnya, bank bersandi saham BMRI ini telah merealisasikan Selain itu, menjadi bentuk sinergi BUMN bersama UMKM dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan.
“Dukungan akses pembiayaan kepada pelaku usaha ini kami yakini memiliki peran krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Gumilang.
Penyaluran KUR selama dua bulan pertama 2025 masih didominasi oleh sektor produksi dengan 59,49 persen atau sebesar Rp 5,36 triliun.
Dari jumlah tersebut, sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional disalurkan sebesar Rp 2,64 triliun atau 29,31 persen.
Kemudian, sektor jasa produksi menyerap 25,11 persen senilai Rp 1,90 triliun, sektor industri pengolahan 7,71 persen sebesar Rp 694 miliar, dan sektor perikanan 1,31 persen atau Rp 117 miliar.
Baca juga : Naik Lagi, Harga Emas Rp 1.779.000 Per Gram
Gumilang menekankan, dalam mempercepat penyaluran KUR, Bank Mandiri mengadopsi pendekatan berbasis ekosistem yang lebih inklusif dan berorientasi pada penguatan sektor produksi unggulan di berbagai wilayah.
Sinergi bisnis dan kolaborasi strategis dengan nasabah wholesale menjadi bagian dari strategi closed-loop yang diterapkan untuk mengoptimalkan value chain, sehingga UMKM dapat berkembang lebih pesat dengan akses pasar yang lebih luas.
Sebagai bagian dari strategi bisnis, Bank Mandiri menyediakan layanan digitalisasi transaksi keuangan untuk mendukung UMKM naik kelas melalui Livin Merchant dengan kemudahan onboarding, fleksibilitas penerimaan pembayaran dan tanpa biaya langganan.
“Aplikasi ini memberikan kemudahan akses ke layanan perbankan (access to financea) bagi pelaku UMKM,” ucapnya.
Per posisi Februari 2025, user Livin' Merchant untuk pelaku UMKM telah mencapai 230.478 merchant atau naik 230,49 persen secara year on year (yoy).
Baca juga : Harga Emas Makin Mahal, Tembus Rp 1.774.000 Per Gram
Livin’ Merchant dapat dimanfaatkan sebagai aplikasi kasir (point of sales) yang langsung mendigitalisasi aktivitas transaksi, dan menerima pembayaran langsung melalui sarana QRIS (Quick Response Indonesian Standard) yang dapat di-scan oleh pembeli menggunakan rekening bank manapun maupun e-wallet apapun.
Gumilang mengatakan, Bank Mandiri terus memperluas akses pembiayaan melalui program referral yang diikuti edukasi layanan dan transaksi keuangan.
Melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri), yang terdapat di ekosistem bisnis pelaku UMKM.
Dengan dukungan yang berkelanjutan serta kolaborasi erat dengan pemerintah dan berbagai pihak serta inisiatif digitalisasi UMKM, pihaknya memastikan bahwa KUR dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian.
“Kami percaya, UMKM yang kuat akan berkontribusi signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat," pungkas Gumilang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya