Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kinerja Moncer, Tugure Targetkan Premi Rp 3,6 Triliun Di 2025
Selasa, 18 Maret 2025 21:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) memasuki tahun 2025 dengan optimisme tinggi, didukung strategi bisnis yang berfokus pada penguatan daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan.
Setelah mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2024, Tugure kini bersiap melangkah lebih jauh dengan strategi bisnis yang terarah dan inovatif untuk menghadapi tantangan serta peluang di industri reasuransi.
Tahun 2024 menjadi periode pencapaian signifikan bagi Tugure, dengan peningkatan hasil underwriting sebesar 227 persen dibanding tahun sebelumnya. Perusahaan berhasil membukukan premi bruto sebesar Rp 3,2 triliun, serta pertumbuhan hasil investasi sebesar 6 persen atau senilai Rp 135 miliar. Stabilitas ekonomi nasional turut memberikan dorongan positif, dengan pertumbuhan ekonomi 5,02 persen dan inflasi yang terkendali di angka 1,57 persen (yoy).
Presiden Direktur Tugure, Teguh Budiman menegaskan, perusahaan berada di jalur yang tepat untuk menghadapi 2025 dengan strategi yang lebih agresif dan inovatif. “Dengan strategi yang kami susun, Tugure siap menghadapi tantangan pasar dan memperkuat posisinya di industri ini,” ujar Teguh saat media gathering di Jakarta, Selasa (18/3/2025).
Baca juga : Pram Targetkan Bansos KJP Cair Sebelum Lebaran 2025
Memasuki 2025, Tugure menetapkan strategi bisnis yang berorientasi pada profitabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi. Beberapa langkah utama yang akan dilakukan meliputi pengelolaan portofolio premi jangka pendek yang lebih seimbang dan menguntungkan, dengan target premi bruto sebesar Rp 3,6 triliun.
Kemudian, pemanfaatan teknologi digital, termasuk penerapan sistem IFRS 17, guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. Dan peningkatan peran sebagai Leader Treaty, memungkinkan Tugure menjadi pemain utama dalam program reasuransi dan menawarkan solusi yang lebih kompetitif bagi mitra bisnis.
Direktur Keuangan Tugure, Dradjat Irwansyah, menekankan pentingnya strategi keuangan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. “Kami terus memperkuat fundamental keuangan dengan strategi investasi yang prudent dan percepatan penagihan piutang agar likuiditas tetap terjaga. Dengan total aset yang meningkat menjadi Rp 5,9 triliun dan ekuitas sebesar Rp 1,5 triliun pada akhir 2024, kami berada pada posisi yang solid untuk menyongsong tahun 2025,” jelas Dradjat.
Untuk menjaga stabilitas finansial, Tugure juga menerapkan pencadangan konservatif serta program retrosesi dengan mitra reasuransi berperingkat minimal A- guna memastikan ketahanan perusahaan dalam menghadapi risiko besar.
Baca juga : BTN Siapkan Uang Tunai Rp 30 Triliun Jelang Libur Idul Fitri 2025
Direktur Teknik Tugure, R. Djoko Slamet Prasetiyo menegaskan inovasi dalam underwriting dan pengelolaan risiko akan menjadi kunci strategi di 2025. “Kami terus mengembangkan metode underwriting berbasis data dan teknologi untuk memastikan seleksi risiko yang lebih baik. Dengan strategi ini, kami optimis dapat meningkatkan profitabilitas dan daya saing perusahaan,” ujarnya.
Tugure juga telah mempersiapkan sistem untuk penerapan PSAK 117 dan PSAK 109, guna memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi terbaru serta menjaga transparansi dan stabilitas keuangan.
Direktur Operasional Tugure, Erwin Basri menyoroti peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. “Kami telah membangun sistem digitalisasi operasional yang terintegrasi, memungkinkan proses reasuransi berjalan lebih cepat dan akurat. Ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang memberikan layanan terbaik bagi mitra bisnis kami,” ungkapnya.
Langkah digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam layanan underwriting serta penanganan klaim, memastikan Tugure tetap kompetitif di industri.
Baca juga : Anggaran Tunjangan Guru Madrasah Rp 2 Triliun Cair Sebelum Lebaran
Selain memperkuat posisi di pasar domestik, Tugure juga tengah mempersiapkan langkah ekspansi ke skala regional. Salah satu upayanya adalah mendapatkan peringkat kredit internasional dari AM Best, yang diharapkan dapat memperkuat kredibilitas dan daya saing perusahaan di pasar global.
Ke depan, Tugure akan terus berinovasi dalam menawarkan solusi reasuransi yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan mitra bisnis, sehingga mampu mempertahankan serta meningkatkan pangsa pasar.
Dengan prospek industri asuransi dan reasuransi di Indonesia yang masih positif, Tugure yakin bahwa strategi yang telah disusun akan membawa perusahaan menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Berbekal kinerja yang solid, strategi bisnis yang matang, serta komitmen terhadap inovasi dan tata kelola yang baik, Tugure optimis dapat terus memperkokoh posisinya sebagai perusahaan reasuransi terkemuka di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya