Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Harga Minyak Mentah RI Turun Jadi 71,11 Dolar AS Per Barel Pada Maret 2025
Kamis, 17 April 2025 20:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menetapkan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) untuk Maret 2025 sebesar 71,11 dolar AS per barel. Angka ini turun sebesar 3,18 dolar AS dari bulan sebelumnya, yakni Februari 2025, yang berada di level 74,29 dolar AS per barel.
Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 143.K/MG.01/MEM/2025 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Maret 2025 yang diterbitkan pada 16 April 2025.
Plt. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Chrisnawan Anditya menjelaskan, penurunan harga ICP sejalan dengan tren penurunan harga minyak mentah global akibat berbagai faktor ekonomi dan geopolitik.
“Penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional salah satunya dipengaruhi oleh kekhawatiran peningkatan tarif perdagangan Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu perekonomian global dan menurunkan permintaan minyak mentah,” ujar Chrisnawan di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Baca juga : Cadangan Devisa RI Naik Jadi Rp 2.634 T Per Maret 2025
Selain itu, sinyal dari OPEC+ untuk tetap melanjutkan peningkatan produksi minyak pada April 2025 juga turut menekan harga. Hal ini terjadi di tengah tekanan dari Presiden AS kepada OPEC dan Arab Saudi untuk menurunkan harga minyak.
Faktor lainnya adalah peningkatan stok minyak mentah komersial AS pada pertengahan Maret 2025, yang naik sebesar 3,2 juta barel menjadi 437 juta barel dibandingkan akhir Februari. Peningkatan ini sejalan dengan tren musiman, yakni turunnya permintaan kilang menjelang liburan musim panas (summer driving season).
Kondisi di Asia Pasifik juga turut berkontribusi terhadap penurunan harga. Kilang-kilang di China, yang biasanya membeli minyak dari negara-negara yang terkena sanksi seperti Iran, mulai menahan pembelian mereka. Langkah ini diambil untuk menilai dampak sanksi AS terhadap salah satu kilang independen China.
“Pelaku perdagangan minyak di Asia menahan diri untuk membeli minyak mentah Iran, dan menunggu perkembangan pembicaraan damai Ukraina-Rusia yang berpotensi mendorong pelonggaran sanksi terhadap minyak Rusia,” jelas Chrisnawan.
Baca juga : Angka Kecelakaan Turun, Komisi III Puji Pengamanan Mudik 2025
Adapun perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama dunia selama Maret 2025 dibandingkan Februari 2025 adalah sebagai berikut:
Dated Brent turun 2,55 dolar AS menjadi 72,60 dolar AS per barel
WTI (Nymex) turun 3,27 dolar AS menjadi 67,94 dolar AS per barel
Brent (ICE) turun 3,49 dolar AS menjadi 71,47 dolar AS per barel
Baca juga : Ini Lho Penyebab Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Di Februari 2025
Basket OPEC turun 2,81 dolar AS menjadi 74,00 dolar AS per barel
ICP Indonesia turun 3,18 dolar AS menjadi 71,11 dolar AS per barel
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya