Dark/Light Mode

Mohsein Saleh Al Badegel Pertemukan Pimpinan Kadin Indonesia dan Arab Saudi

Jumat, 18 April 2025 10:29 WIB
Dewan Pakar Nderek Dawuh Ruru (NDARU) Mohsein Saleh Al Badegel berhasil menjembatani pertemuan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bambang Soesatyo dengan Chairman of Saudi-Indonesian Business Council (Kadin Saudi), Ayman Amin Sejiny. Foto: Istimewa
Dewan Pakar Nderek Dawuh Ruru (NDARU) Mohsein Saleh Al Badegel berhasil menjembatani pertemuan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bambang Soesatyo dengan Chairman of Saudi-Indonesian Business Council (Kadin Saudi), Ayman Amin Sejiny. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pakar Nderek Dawuh Ruru (NDARU) Mohsein Saleh Al Badegel berhasil menjembatani pertemuan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bambang Soesatyo dengan Chairman of Saudi-Indonesian Business Council (Kadin Saudi), Ayman Amin Sejiny.

Pertemuan Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Ayman Amin bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama ekonomi kedua negara.

Indonesia adalah mitra utama Arab Saudi sehingga dibutuhkan kesamaan visi untuk memperkuat posisi di pentas global.

Bamsoet mengatakan, kedua negara memiliki kepentingan strategis yang saling melengkapi. Katanya, Arab Saudi sedang mendiversifikasi ekonominya melalui Vision 2030.

Baca juga : Relive Wear Siap Pasarkan Pakaian Kesehatan Di Indonesia

Sementara Indonesia berupaya mencapai target Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan investasi dan ekspor.

"Pada tahun 2023 nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD 6 miliar, dengan Arab Saudi mengekspor USD 4 miliar ke Indonesia dan mengimpor USD 2 miliar dari Indonesia," kata Bamsoet.

Menurutnya, Arab Saudi telah menunjukkan ketertarikan terhadap sektor pertambangan Indonesia. Terlihat dari investasinya di Vale Indonesia, anak perusahaan Vale S.A, yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan terbesar di dunia.

Investasi ini tidak hanya menunjukkan niat Saudi untuk memperluas perannya di sektor pertambangan, tetapi juga menciptakan peluang kerja dan transfer teknologi yang memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia.

Baca juga : BP Haji Hadiri Pertemuan Persiapan Haji 2025 di Jeddah, Bahas Aspek Penting

"Keberadaan mineral dan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, termasuk nikel, tembaga, dan batu bara, memberikan peluang signifikan bagi Arab Saudi dalam memastikan pasokan bahan baku untuk industri dalam negeri mereka. Selain itu, dengan target ekspor global Indonesia mencapai USD 405 miliar pada tahun 2029, kolaborasi dengan Arab Saudi akan memperkuat ketahanan dan keberlanjutan posisi Indonesia dalam pasar global," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu.

Bamsoet memaparkan, dalam sektor makanan, Indofood adalah contoh sukses produk Indonesia yang menembus pasar Saudi. Kehadiran mi instan Indofood di pasar Saudi sejak tahun 1986 menandakan pengakuan kualitas produk Indonesia dan tingginya permintaan konsumen Saudi terhadap produk halal.

Pada Desember 2023, Kerajaan Saudi dan Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman untuk meningkatkan kerja sama dalam jaminan produk halal dan pengakuan sertifikasi halal secara timbal balik.

Dengan masyarakat muslim yang merupakan bagian terbesar dari populasi di Saudi, peningkatan kerja sama dalam industri makanan halal sangatlah strategis.

Baca juga : Evakuasi Sementara, Bukan Relokasi Permanen: Indonesia Sayang Warga Gaza

"Di sektor farmasi, potensi kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi sangat besar, terutama dalam pengembangan obat-obatan dan produk kesehatan. Dengan meningkatnya permintaan akan layanan kesehatan dan produk farmasi di Arab Saudi, Indonesia dapat berperan sebagai penyedia obat-obatan generik dan produk farmasi, sejalan dengan upaya Kerajaan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.