Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ini 28 Rute Pengalihan Arus Silaturahride Bareng Mas Pram Di Jakarta
Kamis, 17 April 2025 09:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di 28 titik pusat kota, Sabtu, (19/4/2025) dilakukan untuk mendukung kelancaran Silaturahride with Mas Pram. Acara bersepeda bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam rangka mempererat silaturahmi Idul Fitri dengan warga ibu kota.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, kegiatan ini akan melibatkan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta, termasuk ruas-ruas jalan protokol.
Rute yang akan dilalui oleh rombongan pesepeda dimulai dari Balai Kota DKI Jakarta, melewati Bundaran Patung Kuda, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Simpang Susun Semanggi, Bundaran Senayan, lalu kembali ke Balai Kota Jakarta setelah melakukan loop sebanyak tiga kali di Jalan Jenderal Sudirman.
“Kegiatan Silaturahride with Mas Pram (Bicycle Riding) akan dimulai pukul 05.30 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB,” ujar Syafrin, dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).
Baca juga : Jangan Takut Berantas Bandar Besar Di Jakarta
Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, khususnya di segmen Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran HI melalui mekanisme buka-tutup. Sementara itu, pada segmen Bundaran HI hingga Bundaran Senayan akan dilakukan pengalihan arus secara penuh.
“Dalam rangka kegiatan Silaturahride with Mas Pram, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas pada 28 simpang yang bersinggungan dengan rute,” lanjut Syafrin.
Beberapa titik yang terdampak rekayasa lalu lintas antara lain Simpang Jalan Imam Bonjol–Jalan Pamekasan, Simpang Jalan Setiabudi Raya–Jalan Jenderal Sudirman, dan akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Bundaran Senayan. Dishub juga menyiapkan alternatif rute bagi masyarakat yang akan melintas di sekitar wilayah tersebut.
Beberapa pengalihan rute alternatif telah disiapkan. Misalnya, lalu lintas dari arah utara (Sarinah) menuju selatan (Blok M) diarahkan melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Imam Bonjol–Jalan Rasuna Said. Sementara itu, kendaraan dari arah Timur (Manggarai) menuju Barat (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan Sultan Agung–Jalan Galunggung–Jalan Karet Pasar Baru Timur.
Baca juga : Bukan Sekadar Silaturahmi, Pertemuan Prabowo-Mega Punya Makna Strategis
Dishub juga memastikan bahwa operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan rute kegiatan akan tetap berjalan normal. Namun, penyesuaian situasional akan dilakukan saat rombongan pesepeda melintas di Bundaran Patung Kuda, Bundaran HI, dan Bundaran Senayan.
"Operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan rute Silaturahride with Mas Pram berlaku normal, namun saat rombongan melintas akan dilakukan penyesuaian secara situasional oleh petugas pengatur lalu lintas,” kata Syafrin.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghindari ruas-ruas jalan yang terdampak pengalihan arus serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” tulisnya.
Baca juga : Kalahkan Bahrain, Garuda Terbang Menuju Piala Dunia
Khusus bagi pengguna kereta api jarak jauh yang akan berangkat dari Stasiun Gambir, Dishub mengingatkan untuk melakukan penyesuaian waktu perjalanan guna menghindari hambatan.
“Kepada para pengguna Kereta Api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya,” tutup Syafrin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya