Dark/Light Mode

Proyek Baterai Kendaraan Listrik Tetap Jalan

Posisi LG Digantikan Investor Asal China

Kamis, 24 April 2025 07:00 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/4/2025). (Foto: Instagram/bahlillahadalia).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/4/2025). (Foto: Instagram/bahlillahadalia).

 Sebelumnya 
Dia juga menampik kekhawatiran publik bahwa ketegangan geopolitik atau perlambatan ekonomi global akan menghambat kelanjutan proyek.

Menurutnya, proyek EV merupakan bagian integral dari strategi hilirisasi industri nikel dan transisi energi nasional.

Baca juga : 12 Titik Di Jakarta Utara Diramal Terendam Banjir

Pemerintah terus berkoordinasi lintas sektor. Termasuk dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Satuan Tugas Hilirisasi, demi memastikan proyek ini terealisasi tepat waktu dan sesuai standar.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan pernyataan terkait mundurnya LG. Dia optimistis Indonesia tetap menarik bagi investor besar.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Rayo Vallecano, Peluang Atletico Juara Setipis Tisu

“Pasti ada pengganti LG. Tenang saja, Indonesia besar, Indonesia kuat, Indonesia cerah,” ujar Prabowo di Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Keputusan LG hengkang dari proyek itu disebut-sebut sebagai respons terhadap dinamika industri global, serta menurunnya permintaan kendaraan listrik di pasar dunia. Langkah ini juga telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Pemerintah Indonesia. DIR

Baca juga : Lakers Pake Jurus “Elo Jual, Gw Beli...”

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 24 April 2025 dengan judul "Proyek Baterai Kendaraan Listrik Tetap Jalan Posisi LG Digantikan Investor Asal China"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.