Dark/Light Mode

BPS: Tarif Listrik dan Harga Emas Picu Inflasi April 2025

Jumat, 2 Mei 2025 10:35 WIB
BPS: Tarif Listrik dan Harga Emas Picu Inflasi April 2025

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi April 2025 tercatat dengan angka 1,17 persen (month to month, April 2025 terhadap Maret 2025). Secara year on year (April 2025 terhadap April 2024), terjadi inflasi sebesar 1,95 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender (April 2025 terhadap Desember 2024, terdata 1,56 persen).

Inflasi April 2025 lebih rendah dibanding bulan sebelumnya,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini dalam rilis BPS, Jumat (2/5/2025).

Baca juga : Harga Emas Pagi Ini Rp 1.965.000 Per Gram

Pudji menjelaskan, kelompok penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah Perumahan, Listrik, Air, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan inflasi 6,6 persen dan memberikan andil inflasi 0,98 persen.

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok tersebut adalah tarif listrik yang mencatatkan inflasi 26,99 persen dengan andil inflasi 0,97 persen.

Baca juga : Berapa Harga Emas Hari Ini, Ini Daftarnya

“Inflasi komoditas tarif listrik pada April 2025 disebabkan penyesuaian tarif listrik pada pelanggan pasca bayar yang kembali normal, setelah diskon 50 persen pada periode sebelumnya,” terang Pudji.

Komoditas kedua yang memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan, dengan inflasi 2,46 persen dan sumbangan inflasi 0,16 persen. Kemudian bawang merah (0,06 persen), cabe merah (0,04 persen), dan tomat (0,03 persen).

Baca juga : Bansos PKH Tahap 2 2025 Kapan Cair? Cek Juga Jadwal Pencairan BPNT April 2025

"Komoditas emas perhiasan memiliki tingkat inflasi tertinggi selama 20 bulan berturut-turut. Inflasi emas meningkat seiring kenaikan harga emas dunia,” papar Pudji.

Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi pada April 2025 adalah cabe rawit (0,08 persen), daging ayam ras (0,06 persen), dan telur ayam ras (0,04 persen).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.