Dark/Light Mode

Buka Cabang Di Jeddah, BSI Lirik Layanan Keuangan Haji Dan Umroh Asal Indonesia

Senin, 5 Mei 2025 17:01 WIB
Plt Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta. Foto: Ahmad Ali Futhuhin/RM
Plt Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta. Foto: Ahmad Ali Futhuhin/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi mengantongi izin prinsip untuk membuka cabang di Jeddah, Arab Saudi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi global BSI sekaligus menyasar potensi besar dari jutaan jemaah haji dan umroh asal Indonesia.

Plt Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, menyampaikan bahwa cabang di Jeddah akan difokuskan pada pengembangan layanan keuangan syariah yang mendukung ekosistem ibadah haji dan umroh.

“Kita akan coba fokus terhadap ekosistem haji dan umroh,” kata Bob dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Senin (5/5).

Baca juga : Kemenag Kenalkan Munakosah, Inovasi Layanan Akomodasi Jemaah Haji di Asrama

Menurutnya, permintaan layanan keuangan syariah dari jemaah Indonesia terus meningkat. Saat ini jumlah jemaah mencapai 1,2 juta per tahun, dan diprediksi menembus dua juta dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kalau untuk peserta haji Indonesia nomor dua setelah Pakistan. Jadi jumlahnya memang cukup banyak,” ujarnya.

Izin prinsip di Jeddah diperoleh setelah proses selama hampir dua tahun dan didukung penuh oleh kerja sama antarpemerintah. Meski ketat dan selektif, BSI menargetkan dapat beroperasi secara penuh dalam waktu sekitar satu tahun ke depan.

Baca juga : Gandeng IKA ITS, BNI Dukung Kemajuan Pendidikan Tinggi Di Indonesia

“Di sana cukup selektif dan rigid, persiapannya kira-kira akan memakan waktu setahun,” jelas Bob.

Sebelumnya, BSI juga telah membuka cabang di Dubai sebagai bagian dari upaya menembus pasar keuangan syariah global. Dengan capaian ini, BSI berhasil masuk jajaran 10 besar bank syariah dunia berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2024.

“Visi BSI untuk menjadi top 10 global Islamic Bank in term of market cap itu alhamdulillah sudah kami capai di tahun 2024,” pungkasnya.

Baca juga : Polisi dan Imigrasi Gagalkan Keberangkatan Haji Ilegal, Dahnil Beri Apresiasi

Selain menyasar pasar jemaah, BSI juga menjajaki potensi kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi yang akan dikembangkan melalui jalur perbankan syariah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.