Dark/Light Mode

Kemenag Kenalkan Munakosah, Inovasi Layanan Akomodasi Jemaah Haji di Asrama

Rabu, 30 April 2025 17:18 WIB
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain (Foto: Dok. Kemenag)
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) mengenalkan inovasi baru layanan asrama haji dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Inovasi baru itu diberi nama Munakosah (Manajemen Unit Layanan Akomodasi di Asrama Haji).

“Ini merupakan inovasi dalam penempatan layanan akomodasi bagi jemaah haji, termasuk jemaah haji prioritas atau lansia, saat berada di asrama haji. Inovasi ini dikembangkan dengan sistem berbasis elektronik atau digital,” terang Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain, di Jakarta, Rabu (30/4/2025), seperti dimuat di laman kemenag.go.id.

Inovasi ini juga akan memudahkan pengelolaan tas kabin jemaah haji bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan penempatannya di kamar asrama.

Baca juga : BTN Siapkan Pembiayaan Rumah Subsidi Buat Nakes

Munakosah merupakan pengembangan dari pelayanan satu atap atau One Stop Service (OSS) di asrama haji embarkasi/antara masa operasional haji. Munakosah bertujuan memudahkan layanan penempatan akomodasi bagi jemaah haji, jemaah haji prioritas dan jemaah haji lansia di asrama haji. Sebab, Munakosah memberikan informasi dini kepada jemaah haji terkait akomodasi yang akan mereka tempati saat di Asrama Haji.

Mekanisme pemberitahuan dilakukan melalui dua hal. Pertama, melalui lembar Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA) yang sudah mencantumkan nama gedung dan nomor kamar saat di asrama haji. “SPMA secara umum sudah dibagikan ke jemaah dua hari sebelum keberangkatan,” terang Muhammad Zain.

Kedua, dengan mengakses halaman web aplikasi "asramahaji.com" lalu scan QR code yang tercantum pada tanda pengenal jemaah haji yang berwarna merah putih, atau dengan memasukkan nomor porsi, akan muncul informasi tentang nama gedung dan nomor kamar jemaah.

Baca juga : Menag Imbau Umat Muslim Indonesia Tak Nekat Berhaji Tanpa Visa Resmi

Nama gedung dan nomor kamar ini, kata Muhammad Zain, bisa dicetak oleh jemaah dan dicantumkan pada tas kabin masing-masing sejak dari rumah, sebelum berangkat ke asrama haji. Hal ini akan mempercepat pengelolaan tas kabin jemaah haji saat di asrama haji

“Munakosah akan mempercepat proses penerimaan jemaah dan memberikan waktu yang lebih lama bagi mereka untuk istirahat di gedung penginapan. Saat tiba di asrama haji, jemaah hanya perlu mengikuti proses penerimaan dan bisa langsung masuk ke kamar masing-masing tanpa mengkhawatirkan tas kabin nya,” papar Muhammad Zain.

Dengan Munakosah, jemaah tidak perlu lagi menunggu antrean pemberian label pada tas kabin karena informasinya sudah bisa diakses secara mandiri sejak sebelum keberangkatan. Jemaah juga tidak perlu membawa tas kabinnya masing-masing ke kamar di asrama haji. Tas kabin sudah akan diletakkan di masing-masing kamar sesuai nomor penempatannya

Baca juga : Kemenag Pastikan Seluruh Layanan Jemaah Haji di Arab Saudi Sudah Siap

“Munakosah akan memberikan layanan yang lebih cepat, tertib, aman, dan nyaman. Bahkan keluarga juga bisa tahu lebih awal penempatan jemaah saat di asrama haji,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.