Dark/Light Mode

Rapat Polkam Kadin Indonesia, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Mitigasi Risiko Dunia Usaha

Jumat, 9 Mei 2025 11:06 WIB
Rapat Kadin Indonesia Bidang Ketahanan Nasional dan Mitigasi Risiko, di Jakarta, Jumat (9/5/2025). (Foto: Dok. Bamsoet)
Rapat Kadin Indonesia Bidang Ketahanan Nasional dan Mitigasi Risiko, di Jakarta, Jumat (9/5/2025). (Foto: Dok. Bamsoet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan, di tengah gejolak ekonomi global, perubahan regulasi, dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, dunia usaha menghadapi risiko multidimensi. Dari serangan siber hingga ketegangan geopolitik. Karenanya, perusahaan tidak hanya dituntut untuk bertahan, tetapi juga harus beradaptasi secara proaktif. Implementasi sistem mitigasi risiko yang konkret dan matang menjadi sangat penting.

Mitigasi risiko adalah serangkaian pendekatan dan tindakan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, mengurangi, dan mengelola potensi risiko yang mungkin akan muncul. Dengan strategi yang tepat, perusahaan dapat menghadapi berbagai ancaman dengan lebih baik dan meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.

Baca juga : Bamsoet Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Antara Demokrasi dan Hukum

Bamsoet menyatakan, mitigasi risiko bukan sekadar tindakan pencegahan, tetapi merupakan salah satu kunci sukses perusahaan dalam dunia usaha yang semakin kompleks. Di tengah tantangan yang terus berubah, perusahaan yang memiliki sistem mitigasi risiko yang kuat dapat beroperasi dengan lebih efisien dan responsif.

"Tanpa strategi yang tepat, risiko yang tidak dikelola dapat berujung pada krisis yang merugikan, baik secara finansial maupun reputasi perusahaan," ujar Bamsoet, saat menghadiri Rapat Kadin Indonesia Bidang Ketahanan Nasional dan Mitigasi Risiko, di Jakarta, Jumat (9/5/2025). Hadir antara lain Wakil Ketua Umum Bidang Ketahanan Nasional dan Mitigasi Risiko Kadin Indonesia Reginal FM Engelen serta para anggota bidang.

Baca juga : Diungkap Hashim, Indonesia Bakal Bangun Pembangkit Listrik Nuklir

Bamsoet menjelaskan, mitigasi risiko merupakan bagian integral dari manajemen risiko yang lebih luas. Risiko dapat berasal dari berbagai sumber, baik internal maupun eksternal. Dari internal, misalnya, masalah dalam aspek operasional seperti kualitas produk, efisiensi proses, hingga sumber daya manusia. Sedangkan risiko eksternal bisa meliputi faktor ekonomi, lingkungan hukum, hingga persaingan pasar yang semakin ketat. 

Dengan adanya mitigasi risiko, perusahaan dapat merencanakan tindakan-tindakan proaktif yang membantu mereka untuk tetap pada jalur yang benar meskipun menghadapi situasi tidak pasti. "Perusahaan yang menerapkan strategi mitigasi risiko yang baik diyakini memiliki peluang keberhasilan 30 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki strategi mitigasi risiko," kata Bamsoet.

Baca juga : Bertemu Rektor Univesiti Malaya, Ibas Tegaskan Pentingnya Sinergi Akademik Lintas Bangsa

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini memaparkan, membangun sistem mitigasi risiko yang efektif memerlukan pendekatan yang sistematis. Pertama, perusahaan harus melakukan identifikasi risiko secara menyeluruh. Ini dapat dilakukan melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan teknik brainstorming untuk menggali berbagai potensi ancaman. Setelah itu, perusahaan harus melakukan penilaian risiko untuk menentukan seberapa besar dampak dan kemungkinan terjadinya masing-masing risiko.

Langkah selanjutnya adalah merancang strategi mitigasi yang sesuai, seperti diversifikasi produk, penguatan sistem IT, hingga pelatihan karyawan. "Perusahaan juga harus secara rutin mengevaluasi dan memperbarui rencana mitigasi mereka, agar tetap relevan dengan kondisi pasar dan perubahan lingkungan yang terjadi," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.