Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Daikin secara resmi mengumumkan dimulainya produksi massal AC hunian di pabrik AC hunian skala penuh pertama di Indonesia.
Beroperasi di bawah naungan PT Daikin Industries Indonesia (DIID), fasilitas baru ini diharapkan dapat meluncurkan unit AC hunian yang diproduksi secara lokal ke pasar Indonesia pada Juli 2025.
Dalam sambutannya pada peresmian pabrik, Representative Director, Chairman of the Board, dan CEO Daikin Industries, Ltd. Masanori Togawa menekankan, bahwa pabrik baru ini memiliki peranan strategis dalam roadmap pertumbuhan regional Daikin di Asia.
"Indonesia merupakan bagian penting dari strategi ekspansi kami di Asia. Dengan fasilitas produksi baru ini, kami dapat menghadirkan produk ke pasar Indonesia dengan lebih cepat dan andal, sekaligus memperkuat kepemimpinan Daikin di industri pendingin udara di kawasan Asia maupun secara global," kata Togawa, Kamis (15/5/2025).
Togawa mengatakan, keputusan Daikin untuk membangun pabrik AC hunian skala penuh pertama di Indonesia sejalan dengan strategi global perusahaan yang konsisten menekankan pentingnya kehadiran kuat di setiap negara dan wilayah.
Hal ini diwujudkan melalui lokalisasi operasional, menjalin hubungan erat dengan pasar lokal, serta menyelaraskan kegiatan bisnis Daikin dengan kebutuhan spesifik di masing-masing lokasi.
Togawa menuturkan, seperti halnya pabrik Daikin di seluruh dunia, pabrik Daikin di Indonesia ini akan beroperasi dengan standar kualitas tinggi sama.
"Saya yakin fasilitas produksi ini akan sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat Indonesia," ujarnya.
Representative Director, President, dan COO Daikin Industries Ltd. Naofumi Takenaka menambahkan, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus berlanjut, Daikin melihat potensi besar dalam perkembangan pasar AC, khususnya di sektor hunian.
"Kami berharap dapat menghadirkan produk 'Made in Indonesia' berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar ini, serta tumbuh bersama Indonesia di tahun-tahun mendatang," ujar Takenaka.
Baca juga : Daewoong Kenalkan Obat Fexuprazan untuk Pasien GERD di Indonesia
Lebih lanjut Takenaka mengatakan, peran penting pabrik ini dalam mendukung upaya menciptakan lingkungan berkelanjutan. Fasilitas produksi ini dirancang dengan pendekatan yang visioner.
Takenaka menambahkan, keberadaan pabrik ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain menciptakan lebih dari 2.500 lapangan pekerjaan, pabrik ini juga akan menjadi pusat pengembangan tenaga kerja Indonesia yang berkualitas dan kompeten di bidang solusi tata udara.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengatakan, investasi Daikin di Indonesia beriringan dengan niat pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri nasional.
Roro menilai, investasi Daikin melalui pembangunan pabrik di Indonesia adalah keputusan yang tepat, sebab punya potensi besar untuk memunculkan multiplier effect.
Baca juga : Ini Syarat PSS Sleman Bisa Bertahan Di BRI Liga 1
"Besar harapan saya, pabrik Daikin bisa berkontribusi pada pertumbuhan sosial dan ekonomi, memperkuat rantai pasok lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan mempercepat transfer teknologi," katanya.
Sementara, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, pentingnya kehadiran fasilitas produksi dalam mendukung upaya pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap impor AC hunian. Faisol mengungkapkan, di pada tahun 2024 impor AC nilainya mencapai 420,46 juta dolar AS.
Menurutnya, Kementerian Perindustrian terus menggenjot berbagai kebijakan strategis. Antara lain optimalisasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), reformasi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk elektronik yang akan dimulai pada Juli 2025.
"Dengan langkah-langkah ini, kami berharap Daikin turut serta berkontribusi untuk mendorong peningkatan kandungan lokal, termasuk mulai memproduksi komponen utama seperti kompresor AC yang selama ini masih didatangkan dari luar negeri," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya