Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat tipis 0,006 persen ke level Rp 16.412 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.413 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura naik 0,09 persen, peso Filipina menguat 0,02 persen, baht Thailand melesat 0,25 persen. Lalu, won Korea Selatan melonjak 0,36 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,40 persen.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 16.415 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,36 persen ke level 99,62. Sementara nilai tukar rupiah terhadap menguat 0,45 persen ke level Rp 18.560, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,22 persen ke level Rp 22.015 dan terhadap dolar Australia juga naik 0,27 persen ke level Rp 10.564.
Analis Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah menguat tipis karena indeks dolar AS turun. Hal itu menyebabkan reaksi pasar terhadap pernyataan para pejabat The Fed yaitu Alberto Musalem dan Beth Hammack yang mengkhawatirkan kesehatan ekonomi AS belakangan ini.
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Melorot Ke Level Rp 16.472 Per Dolar AS
"Penurunan peringkat utang AS juga masih menjadi pemicu pelemahan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya," jelasnya.
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.300 sampai Rp 16.400 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya