Dark/Light Mode

MedcoEnergi Bukukan EBITDA Rp 5,4 T, Produksi Migas 143 mboepd di Kuartal I 2025

Jumat, 30 Mei 2025 20:34 WIB
MedcoEnergi Bukukan EBITDA Rp 5,4 T, Produksi Migas 143 mboepd di Kuartal I 2025

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Medco Energi Internasional Tbk melaporkan kinerja keuangan dan operasional kuartal pertama 2025 dengan EBITDA mencapai 332 juta dolar AS, atau setara Rp 5,4 Triliun (kurs Rp 16.294). Dan laba bersih sebesar 18 juta dolar AS (Rp 293 Miliar).

Kinerja ini mencerminkan kekuatan fundamental dan efisiensi biaya yang dilakukan perseroan di tengah dinamika permintaan energi global.

CEO MedcoEnergi Roberto Lorato menyampaikan bahwa pencapaian EBITDA yang solid ini mencerminkan kinerja operasional yang kuat, meskipun terdapat penurunan musiman pada permintaan gas.

"Kami senang dapat melaporkan EBITDA yang solid pada kuartal pertama 2025. Hasil ini mencerminkan kekuatan fundamental dan kinerja operasional perseroan,” ujarnya dalam keterangan tertulis Jumat (30/5/2025).

Kinerja Keuangan

EBITDA meningkat dibanding kuartal IV-2024 berkat pengelolaan biaya yang proaktif.

Namun, laba bersih tercatat lebih rendah karena rugi bersih dari Amman Mineral Internasional (AMMN) selama proses penyelesaian commissioning smelter baru.

Harga realisasi rata-rata minyak berada di kisaran 72 dolar AS per barel, relatif stabil dibanding kuartal sebelumnya.

Harga gas juga tetap di level 7 dolar AS per mmbtu.

Baca juga : Menteri Nusron: Manfaatkan Tanah Untuk Masa Depan Anak dan Keluarga

Sementara itu, belanja modal kuartal ini mencapai 89 juta dolar AS, digunakan untuk pengembangan Blok 60 Oman, South Natuna Sea Block B, dan proyek geothermal Ijen serta PLTS Bali Timur oleh Medco Power.

Per akhir kuartal, kas dan setara kas perusahaan mencapai AS$876 juta.

Posisi utang bersih tercatat 2,1 miliar dolar AS dengan rasio utang terhadap EBITDA membaik menjadi 1,7x dari sebelumnya 1,8x pada akhir 2024.

Pada awal Mei, MedcoEnergi juga menerbitkan surat utang senior lima tahun senilai 400 juta dolar AS dan melakukan pembelian kembali obligasi senilai 519 juta dolar AS di pasar terbuka.

Selain itu, program buyback saham juga dilakukan dengan dana internal.

Hingga saat ini, perusahaan telah membeli kembali sebanyak 380 juta lembar saham.

Kinerja Operasional 

Produksi minyak dan gas pada kuartal I-2025 mencapai 143 ribu barel setara minyak per hari (mboepd), dengan biaya produksi rata-rata sebesar 8,4 dolar AS per boe.

Produksi ini dipengaruhi oleh pemeliharaan di Lapangan Senoro dan penurunan musiman permintaan gas.

Baca juga : Triwulan I, PHE Produksi Migas 1,04 Juta Barel Setara Minyak Per Hari

Produksi dari Lapangan Terubuk dan Forel di South Natuna Sea Block B juga mulai berjalan, dengan potensi hingga 20.000 BOPD dan 60 MMSCFD.

Kedua lapangan ini telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.

Di sisi eksplorasi, pengeboran sumur West Kalabau-1 di Blok Rimau menghasilkan penemuan baru dengan target produksi perdana pada 2026.

Di Blok Corridor, survei seismik 3D telah rampung di Lapangan Rebonjaro untuk mendukung pengeboran pada tahun depan.

Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan

Penjualan listrik MedcoEnergi tercatat sebesar 871 GWh, menurun dari 1.146 GWh pada kuartal IV-2024.

Penurunan ini disebabkan oleh pemeliharaan PLTGU Riau, gempa di dekat fasilitas Geotermal Sarulla, dan banjir di PLTS Sumbawa.

Namun, penurunan ini sebagian diimbangi oleh beroperasinya Geotermal Ijen Fase 1 (35 MW) sejak Februari 2025.

PLTS Bali Timur (25 MWp) juga telah selesai dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada Juni 2025.

Baca juga : Bank Mandiri Sukses Kantongi Laba Bersih Rp 13,2 Persen Di Kuartal I-2025

Persiapan pengeboran eksplorasi juga tengah dilakukan di Wilayah Kerja PSPE Geotermal Bonjol.

Kinerja Amman Mineral Internasional Amman mencatat produksi tembaga sebesar 37 juta pon (Mlbs) dan emas 32 ribu ons (Koz).

Produksi perdana katoda tembaga berhasil dicapai pada kuartal ini dan telah diekspor awal April.

Fasilitas pemurnian logam mulia ditargetkan mulai commissioning pada kuartal II-2025.

Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

“Kinerja pada kuartal pertama ini mencerminkan disiplin keuangan, ketahanan operasional dan komitmen MedcoEnergi terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

“Kami akan terus memperkuat portofolio usaha dan menangkap peluang baru untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.