Dark/Light Mode

Pastikan Integrasi Ke Seller Center Beri Dampak Positif

Tokopedia Dan TikTok Shop Klaim Penjualan Meningkat

Sabtu, 14 Juni 2025 07:00 WIB
Head of Communications of Tokopedia and TikTok E-commerce Aditia Grasio Nelwan (kiri) dan Manager E-commerce Casio Gallery Avi Rahajeng saat berbincang dengan Rakyat Merdeka dan beberapa perwakilan media lainnya dalam agenda mini group interview di Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Foto: Dwi Ilhami/RM)
Head of Communications of Tokopedia and TikTok E-commerce Aditia Grasio Nelwan (kiri) dan Manager E-commerce Casio Gallery Avi Rahajeng saat berbincang dengan Rakyat Merdeka dan beberapa perwakilan media lainnya dalam agenda mini group interview di Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Foto: Dwi Ilhami/RM)

 Sebelumnya 
“Dana akan langsung masuk ke akun seller begitu pesanan selesai dibayar,” jelasnya.

Tetapi, jika ada seller yang tidak sesuai dengan syarat dan keten­tuan, seperti pelanggaran, akan mengalami kendala waktu yang lebih lama untuk pencairan.

“Banyak effort juga yang telah kami lakukan untuk membantu seller. Dan kami terus memoti­vasi seller secara perlahan untuk segera migrasi,” tutur Adit.

Sementara terkait akan adanya panggilan khusus terkait kisruh keluhan penjual oleh Kementerian UMKM, Adit bilang se­jauh ini belum ada tindak lanjut.

Baca juga : Waspada, Pengendara Pilih Lapak Parkir Liar

“Tetapi kami selalu terbuka, membuka komunikasi, mem­berikan update kepada berbagai pihak, termasuk kepada Pemerintah,” ujarnya.

Terpisah, Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-Com­merce Indonesia Melissa Siska Juminto mengatakan, pelun­curan seller center baru adalah komitmen berkelanjutan Toko­pedia dan TikTok Shop, dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, mendorong ino­vasi. Serta memajukan eko­sistem e-commerce di Indonesia.

Melalui dasbor terpadu, kata Melissa, para penjual dapat mengelola operasional di Toko­pedia dan TikTok Shop secara lebih efisien, menyederhanakan alur kerja, mengurangi beban administratif. Dan meningkat­kan jangkauan mereka ke basis pelanggan yang lebih luas.

“Penjual juga memiliki fleksibilitas untuk memilih berjualan di Tokopedia, TikTok Shop, atau keduanya sesuai dengan tujuan bisnis mereka,” jelasnya.

Baca juga : Alyssa Daguise, Presiden Akan Jadi Saksi Nikah

Bahkan dirinya mengklaim, mayoritas penjual yang telah bermigrasi menyatakan pertum­buhan transaksi mereka lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

“Hampir sepertiga penjual yang menggunakan pusat penjual baru ini mengalami peningkatan GMV (Gross Merchandise Value) atau total transaksi online, lebih dari 50 persen,” ungkap Melissa.

“Penjual tetap memiliki fleksibilitas untuk memilih berjualan di Tokopedia, di TikTok Shop, atau di kedua platform,” kata Melissa.

Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman berencana memanggil Tokope­dia dan TikTok Shop, terkait ramainya keluhan para penggiat UMKM yang menjadi seller di Tokopedia dan TikTok Shop.

Baca juga : Menko Polkam: Presiden Apresiasi Kerja Pemberantasan Narkoba

“Itu (pemanggilan) memang sudah menjadi aktivitas rutin kami. Bicara dan diskusi terkait beberapa isu. Termasuk penga­wasan, monitoring, dan evaluasi itu memang menjadi domain kita sehari-hari,” tutur Maman di Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Pada prinsipnya, tegas Ma­man, Kementerian UMKM ikut mengawasi, bagaimana perusa­haan aplikator ini bisa melindungi ataupun membuka akses pasar seluas-luasnya kepada UMKM dalam negeri.

“Jangan sampai praktik korporasi antara aplikator dan lain sebagainya ini bisa memiliki im­pact negatif terhadap pengusaha mikro kita,” imbau Maman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.