Dark/Light Mode

Lewat Inovasi Edukasi Kesehatan, TBIG Tingkatkan Dampak Implementasi CSR

Jumat, 20 Juni 2025 15:02 WIB
Foto: TBIG.
Foto: TBIG.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memperkenalkan inovasi terbaru dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan masyarakat melalui simulasi format baru edukasi kesehatan Mobil Klinik (MONIK).

Edukasi ini berfokus kepada Pola Hidup Sehat, Pola Konsumsi Sehat dan Pola Sanitasi Sehat (3P).

Simulasi yang dijalankan di tiga titik di wilayah Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah ini ditujukan untuk menganalisa efektifitas format baru ini bila diterapkan ke masyarakat.

Format baru edukasi MONIK menekankan pendekatan yang lebih interaktif dan kontekstual. Dalam modul Pola Konsumsi Sehat, misalnya, warga dilatih untuk memanfaatkan potensi pangan lokal guna meningkatkan asupan gizi keluarga.

Sementara itu, materi Pola Sanitasi Sehat membahas pentingnya kebersihan lingkungan serta perbaikan infrastruktur dasar.

Baca juga : Menkes Jalani Cek Kesehatan Gratis, Lingkar Perutnya Masih Aman

Selain penekanan kepada materi edukasi, format baru edukasi kesehatan MONIK TBIG juga memberi porsi keterlibatan yang lebih luas kepada masyarakat.

Implementasi format baru ini nantinya akan dikerjasamakan dengan Puskesmas, kepala dusun, pegiat PKK dan Posyandu, serta tokoh-tokoh agama di tingkat lokal.

Simulasi ini telah dilakukan di tiga wilayah, yakni Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah, sebagai langkah awal sebelum peluncuran nasional.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Kampung Rancaiga, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, yang dihadiri lebih dari 100 warga, mayoritas perempuan.

Kepala dusun setempat Agus Waluyo mengatakan, pelatihan seperti ini sangat membantu program desa dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Baca juga : Narasi Empatik, Kunci Keberhasilan Gerakan Lingkungan dan Sosial di Indonesia

“Wilayah kami masih ada kendala di bidang kesehatan. Karena disini banjir tiap tahun pak. Lewat pelatihan ini membantu kami meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga untuk menjaga kebersihan di sini,” jelasnya disela-sela acara.

Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An menjelaskan bahwa implementasi format baru ini ditujukan untuk menjamin kelancaran implementasi program edukasi kesehatan.

“Kami berpikir bahwa simulasi perlu dilakukan untuk menjamin kelancaran dan efektivitas implementasi. Selain inovasi format implementasi yang menekankan aspek pola hidup, pola konsumsi dan pola sanitasi sehat, format baru ini memberi ruang yang lebih besar kepada masyarakat untuk terlibat. Kolaborasinya akan lebih kuat lagi,” jelasnya.

Lie Si An menjelaska, format baru ini akan mulai diterapkan di bulan Agustus. TBIG telah menjadwalkan kegiatan pelayanan edukasi kesehatan dan bantuan makanan bergizi di 80 titik di wilayah 3T.

“Simulasi ini dilakukan agar program lebih efektif dan sesuai dengan kondisi lingkungan di berbagai wilayah di Indonesia," tuturnya.

Baca juga : Kolaborasi Bapelkes Mataram Kemenkes Dan LOA Indonesia Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan

Sementara itu, Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menekankan bahwa inovasi dalam program CSR harus selalu berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

TBIG berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang berdampak langsung.

"Inisiatif MONIK dengan format baru ini adalah contoh nyata bagaimana kami terus berinovasi agar CSR tidak sekadar simbolik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Herman.

Dalam pelaksanaannya, TBIG menggandeng Filantra sebagai mitra strategis untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitas program.

Langkah ini memperkuat komitmen TBIG dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan CSR yang berdampak nyata.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.