Dark/Light Mode

Kolaborasi Bapelkes Mataram Kemenkes Dan LOA Indonesia Tingkatkan Kompetensi SDM Kesehatan

Selasa, 3 Juni 2025 07:44 WIB
Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kemenkes RI menandatangani kerja sama dengan Lembaga Olah Pikir Indonesia (LOA Indonesia) di Aula Bapelkes Mataram, Senin (2/6/2025). (Foto: Dok. LOA Indonesia)
Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kemenkes RI menandatangani kerja sama dengan Lembaga Olah Pikir Indonesia (LOA Indonesia) di Aula Bapelkes Mataram, Senin (2/6/2025). (Foto: Dok. LOA Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram Kemenkes RI menandatangani kerja sama dengan Lembaga Olah Pikir Indonesia (LOA Indonesia). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilaksanakan di Aula Bapelkes Mataram, Senin (2/6/2025).

Acara ini turut dihadiri Kepala Bapelkes Mataram Kemenkes RI Ali Wardana beserta jajarannya dan Direktur LOA Indonesia, Avifi Arka.

Baca juga : Kemenekraf Ingin Startup Kompetitif Dan Tahan Banting

Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, khususnya di ranah olah pikir.

Dalam sambutannya, Ali Wardana menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan di bidang kesehatan yang semakin kompleks.

Sementara itu, Direktur LOA Indonesia, Avifi Arka  berkomitmen memberikan kontribusi dalam mencetak SDM kesehatan yang andal dan berdaya saing tinggi.

Baca juga : Mantan Dirjen Binapenta Kemnaker Sebut Urusan Izin TKA Libatkan Instansi Lain

Kerja sama ini mencakup berbagai program pelatihan, workshop, dan pendampingan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem pengembangan kompetensi yang efektif dan berdampak langsung pada pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Avifi pada RM.id, Selasa (3/6/2025).

Menurutnya, pelatihan atau peningkatan kompetensi olah pikir, khususnya hipnoterapi, saat ini sudah banyak diminati di Indonesia.

Baca juga : Digelar September, Construction Indonesia Pamerkan Inovasi Industri Konstruksi

"Tenaga medis/kesehatan memanfaatkan hipnoterapi untuk membantu pasien yang mengalami gangguan kecemasan, depresi, kecanduan, obesitas, penyimpangan perilaku seksual, bahkan untuk mengontrol nyeri (pain control)," ujar Avifi.

Ia menambahkan, LOA Indonesia melalui Indonesian Hypnosis Centre (IHC) banyak memberikan edukasi kepada masyarakat terkait optimalisasi pikiran, perasaan, dan perilaku. Bahkan IHC adalah Barometer Hipnosis Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.