Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Gelar Sosialisasi ke 100 Perusahaan Logistik
Jumat, 27 Juni 2025 11:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kelapa Gading menggelar kegiatan Sharing Knowledge manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 100 perusahaan logistik di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta Utara.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pelaku usaha logistik terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja, baik yang berstatus Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU).
Dalam pemaparannya, tim BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading menjelaskan manfaat 5 program utama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Baca juga : API Tegaskan Tidak Ada Mafia di Balik Pembatalan BMAD
Selain itu, para peserta juga dikenalkan dengan kanal layanan digital serta skema kemudahan pendaftaran bagi pelaku usaha.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Ivan Sahat H Panjaitan menegaskan, bahwa sektor logistik adalah salah satu sektor dengan risiko kerja tinggi yang harus menjadi prioritas perlindungan.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga kerja di sektor logistik terlindungi secara menyeluruh. Tidak hanya pekerja formal, tapi juga pengemudi lepas, kurir mandiri, dan tenaga lepas lainnya. Inilah bentuk kehadiran negara, ungkap Ivan di Jakarta, Jumat (27/6/2025).
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan, Grab dan Kementerian UMKM Dorong Mitra Digital Tangguh
Ivan mengatakan, kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban hukum, tapi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja.
"Kami mendorong perusahaan logistik untuk lebih proaktif. Jangan tunggu ada kecelakaan dulu baru mendaftar. Ketika risiko kerja terjadi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bisa menjadi penyelamat kehidupan pekerja dan keluarganya," katanya.
Dari hasil diskusi dan sesi tanya jawab, disimpulkan bahwa masih dibutuhkan edukasi berkelanjutan dan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan asosiasi sektor logistik.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek dan Sudin Nakertransgi Jakbar Panggil PWBD
Ivan menyarankan agar perusahaan mulai membentuk tim pengelola kepesertaan di internal, sebagai bentuk kepatuhan dan perencanaan jangka panjang.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja logistik yang aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, baik dari PU maupun BPU.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya