Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGN Latih Teknisi BBG untuk Percepat Konversi Kendaraan Ramah Lingkungan
Selasa, 1 Juli 2025 05:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), menyelenggarakan pelatihan teknisi konversi dan pemeliharaan kendaraan berbahan bakar gas (BBG), sebagai bagian dari upaya percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
Kegiatan ini resmi dimulai pada Senin (30/6/2025) di Grand Caman Hotel, Bekasi, Jawa Barat.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PGN, bekerja sama dengan Komunitas Mobil Gas (Komogas).
Sebanyak 20 peserta berasal dari berbagai daerah seperti Batam, Balikpapan, Lampung, Semarang, dan Bandung, mengikuti pelatihan ini.
Baca juga : Gandeng KIE & KMI,Pupuk Kaltim Kembangkan Industri Rendah Karbon Ramah Lingkungan
Beberapa di antaranya juga merupakan mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas 17 Agustus 1945.
Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknisi dalam mengkonversi kendaraan berbahan bakar minyak ke gas (CNG), serta memahami aspek pemeliharaan dan keselamatan.
“Dengan hadirnya teknisi yang andal, kami berharap adopsi kendaraan BBG dapat lebih luas, sehingga emisi bisa ditekan dan biaya operasional lebih efisien,” ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Senin (30/6/2025).
Pelatihan ini akan berlangsung selama tujuh hari, hingga 7 Juli 2025, dan melibatkan Institusi Pengembangan Teknologi Terapan Indonesia (IPTTI) serta Kementerian Ketenagakerjaan sebagai mentor.
Baca juga : PHE ONWJ Lepas Anjungan Baru Ramah Lingkungan Ke Pesisir Laut Jawa
Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, anak usaha PGN, Santiaji Gunawan menyebut, pelatihan ini juga mendukung optimalisasi infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang telah dibangun PGN di berbagai wilayah.
“Dengan harga BBG yang lebih ekonomis, pengemudi—terutama angkutan umum dan taksi daring—dapat menikmati penghematan signifikan sekaligus turut serta dalam pengurangan emisi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Mobil Gas Andy Lala Lumban Gaol, menyampaikan apresiasi kepada PGN atas pelatihan ini yang dinilai penting untuk menjawab minimnya teknisi konversi di daerah.
"Dengan kerjasama ini, kami optimistis konversi kendaraan ke BBG dapat dipercepat dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” kata Andy.
Pelatihan ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-60 PGN. Dalam program ini, ditargetkan sebanyak 40 kendaraan berbahan bakar minyak akan dikonversi ke BBG, terdiri dari 30 unit di Jakarta dan 10 unit di Surabaya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen PGN dalam mendukung percepatan transisi energi nasional serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada sektor energi bersih, infrastruktur berkelanjutan, dan mitigasi perubahan iklim.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya