Dark/Light Mode

Dorong Ekonomi Desa, LPDB-KUMKM Dirikan 5 Kopdes Di Sambas Kalbar

Jumat, 9 Mei 2025 12:44 WIB
LPDB KUMKM menuerahkan akta notaris pembentukan koperasi kepada lima Kopdes Merah Putih di Kabupaten Sambas. (Foto: KemenUMKM)
LPDB KUMKM menuerahkan akta notaris pembentukan koperasi kepada lima Kopdes Merah Putih di Kabupaten Sambas. (Foto: KemenUMKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian UMKM terus mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel) di berbagai daerah. Salah satu wujud konkretnya adalah pendirian lima Kopdes Merah Putih di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Kamis (8/5/2025).

Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan akta notaris pembentukan koperasi kepada lima Kopdes Merah Putih di Kabupaten Sambas. Mulai dari Kopdes Merah Putih Tanjung Bugis (bidang wisata air), Kopdes Merah Putih Sarang Burung Usrat (bidang perikanan), Kopdes Merah Putih Tanjung Keracut (bidang sembako), Kopdes Merah Putih Setalik (bidang penggilingan padi), dan Kopdes Matang Segarau.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyampaikan, pembentukan Kopdes Merah Putih membuktikan peran koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa. Apalagi, didukung dengan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Daerah, dan masyarakat. 

Baca juga : Dorong Ekonomi Pesisir, Mas Wapres Bagikan Alat Tangkap Ke Nelayan Sikka NTT

"Kami mengapresiasi kerja sama luar biasa dari seluruh unsur di Kabupaten Sambas yang bergerak cepat sekali. Koperasi Merah Putih hadir bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai simpul kekuatan sosial-ekonomi masyarakat desa untuk menciptakan kesejahteraan secara merata, kami tidak hanya bicara pembentukan, tapi langkah selanjutnya," kata Supomo. 

Supomo menegaskan pihaknya saat ini diamanahkan sebagai Koordinator Wilayah IX dalam program nasional Kopdes/Kel Merah Putih, yang mencakup Provinsi Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Dalam peran ini, LPDB berkomitmen mendorong percepatan pembentukan koperasi, memperkuat ekosistem usaha produktif, serta menyediakan akses pembiayaan dana bergulir yang mudah, murah, dan aman.

"Untuk Kalimantan Barat sendiri secara potensi cukup besar terutama pada sektor pertanian, hal ini seiring dengan asta cita pemerintah dalam hal ketahanan pangan, seperti pertanian padi, kelapa, sawit, dan semua gerakan ekonomi tersebut dari masyarakat," ujar Supomo.

Baca juga : Dorong Ekonomi Desa, 6.110 Kopdes Merah Putih Siap Dibentuk Di Sumut

Supomo menambahkan, koperasi desa diharapkan menjadi pusat produksi, distribusi, dan layanan kebutuhan dasar, sekaligus mempercepat inklusi keuangan dan penguatan ketahanan ekonomi nasional.

"Koperasi Desa Merah Putih adalah bukti bahwa masa depan desa dimulai dari kekuatan gotong royong. Kami di LPDB siap menjadi garda depan dalam memberikan pembiayaan dan pendampingan agar koperasi-koperasi ini bisa tumbuh menjadi institusi yang profesional, sehat, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat," jelas Supomo.

Adapun program Kopdes Merah Putih ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembentukan 80.000 Kopdes/Kel sebagai solusi terhadap masalah distribusi pangan, akses permodalan, dominasi tengkulak, serta praktik pinjaman ilegal yang merugikan masyarakat desa. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.