Dark/Light Mode

2 Tahun Mendorong Ekonomi Kreatif Lewat Nada, Peran Baru Lokananta di Era Modern

Rabu, 4 Juni 2025 18:34 WIB
Foto: Lokananta.
Foto: Lokananta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Lokananta, studio rekaman legendaris milik bangsa, kini menjelma menjadi pusat kreativitas baru yang berperan aktif dalam menggerakan roda ekonomi kreatif nasional.

Melalui proses revitalisasi yang diinisiasi oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa, Lokananta tak hanya kembali hidup sebagai simbol warisan budaya.

Namun juga, menjadi ruang kolaborasi lintas industri yang memberdayakan talenta lokal dan menciptakan nilai ekonomi baru bagi indonesia.

Didirikan pada tahun 1956 di Solo, Lokananta adalah studio rekaman pertama di Indonesia sekaligus pabrik piringan hitam, CD, dan kaset milik negara yang legendaris dan telah merilis ribuan karya dari seniman besar musik indonesia.

Kini, setelah dilakukan revitalisasi menyeluruh, Lokananta hadir dengan wajah baru: sebuah ekosistem kreatif yang menggabungkan seni, sejarah, budaya dan teknologi dalam satu ruang terpadu.

Revitalisasi dan Optimalisasi Aset Lokananta ini mencakup modernisasi fasilitas rekaman, pembangunan creative and commercial hub, ruang pertunjukan, galeri, hingga area publik yang terbuka untuk komunitas seni dan pelaku ekonomi kreatif.

Baca juga : Pemda Boleh Gunakan Dana BTT Buat Kopdes

Transformasi ini memungkinkan Lokananta untuk tetap menjaga 57.525 kekayaan intelektual musik yang bersejarah, menjawab tantangan industri kreatif di era digital, sekaligus memperluas dampaknya terhadap perekonomian sekitar.

Revitalisasi Lokananta merupakan bagian dari komitmen PT PPA dalam mendukung transformasi aset negara yang memiliki nilai historis dan potensi ekonomi. 

Sebagai anggota dari Holding BUMN Danareksa, PPA mengambil peran penting dalam mendorong pemanfaatan aset-aset negara menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Termasuk, sektor ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan yang kini menjadi visi dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

”Revitalisasi Lokananta adalah contoh nyata komitmen PPA dalam melakukan optimalisasi potensi aset negara yang selama ini kurang dimanfaatkan yang kemudian ditransformasikan menjadi engine of growth yang berdampak luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda pelaku industri kreatif," ujar Direktur Investasi PPA, Ridha Farid Lesmana.

Salah satu program yang didukung oleh PPA dan Holding BUMN Danareksa yaitu Bintang Muda Lokananta.

Baca juga : Genjot Ekonomi Desa, Mendagri Ajak Pemda Percepat Program Kopdeskel

Ini merupakan program pencarian dan pengembangan musisi tetapi juga membangun ekosistem ekonomi kreatif berfokus pada pengembangan subsektor musik, yang telah berhasil menjaring 188 peserta dari berbagai genre.

Setelah melewati tahap kurasi yang cukup panjang, sebanyak 5 Musisi terpilih yaitu Man Osman (Solo), The Skit (Solo), Risti Panjali (Madiun), Korekayu (Yogyakarta) dan Sandstorm of Youth (Yogyakarta).

Kelimanya berkesempatan untuk mengikuti rangkaian program mulai dari workshop, mentoring bersama musisi dan praktisi musik berpengalaman.

Serta, proses rekaman di studio legendaris Lokananta hingga merilis karya mereka dalam Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol.1.

Sejak diluncurkan kembali pada bukan Juni tahun 2023, Lokananta telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari 195 kegiatan ekonomi kreatif seperti musik, pameran seni, pelatihan kreatif, hingga festival lokal.

Kehadiran Lokananta juga membuka peluang ekonomi baru, seperti penciptaan lapangan kerja di sektor kreatif, kolaborasi UMKM lokal, hingga peningkatan kunjungan wisata budaya di Solo.

Baca juga : RI-Inggris Kerek Kerja Sama Perdagangan Dan Investasi

Tercatat, lebih dari 600 ribu pengunjung telah mengunjungi lokananta sejak 2023 hingga saat ini. Data demografi pengunjung tahun 2024 menunjukan bahwa 87.4 persen berasal dari kelompok usia 20-35 tahun, menandakan daya tarik lokananta yang kuat di kalangan generasi muda.

Lokananta juga menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri musik, rumah produksi, dan platform digital termasuk pada penyelenggaraan program-program Lokananta, seperti Festival Lokananta, Lokananta Gamelan Gigs dan Bintang Muda Lokananta untuk mendorong kegiatan ekonomi kreatif serta menumbuhkan talenta-talenta muda indonesia untuk bisa berkancah di nasional dan global.

Ke depan, Holding BUMN Danareksa dan PPA berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan Lokananta sebagai sentra preservasi dan promosi musik indonesia serta mencapai tujuan berkelanjutan dengan menciptakan pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

"Dengan melibatkan lebih dari 80 tenaga kerja dan 15 tenant UMKM serta mampu menggerakan ekonomi sirkuler sebesar Rp 22 miliar, Lokananta telah memberikan bukti nyata bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar sektor alternatif, tetapi menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan," tutup Ridha.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.