Dark/Light Mode

Pertamina Dan PTPN III Bangun PLTS Di KEK Sei Mangkei

Senin, 7 Juli 2025 18:17 WIB
Kerja sama Pertamina dengan PTPN III. (Foto: Pertamina)
Kerja sama Pertamina dengan PTPN III. (Foto: Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), menjalin kemitraan strategis dengan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dalam pengembangan energi hijau melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3 megawatt (MW) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Penandatanganan kerja sama dilakukan di Jakarta, Senin (7/7/2025), melalui skema perjanjian Bangun Guna Serah (BGS) dan pengembangan kapasitas energi baru terbarukan. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Direktur Bisnis PTPN III (Persero) Ryanto Wisnuardhy, serta disaksikan oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, dan Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengungkapkan bahwa sinergi BUMN ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem energi terbarukan nasional. “Harapannya, kolaborasi ini dapat diperluas ke sektor lain seperti biodiesel, sustainable aviation fuel (SAF), dan bioethanol. Dengan demikian, kita bisa mempercepat transisi energi dan mendukung target dekarbonisasi Indonesia,” ujarnya.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis menjelaskan, pengoperasian PLTS dengan kapasitas 3 MW di KEK Sei Mangkei berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 4.100 ton CO₂e per tahun atau setara 102,5 ribu ton CO₂ selama masa kerja sama 25 tahun. Hal ini membuka peluang besar untuk perdagangan kredit karbon yang memberikan nilai tambah ekonomis dan lingkungan.

Baca juga : Pertamina NRE Pede Bangun Pabrik Panel Surya, Ini Kunci Suksesnya

“Kami berharap energi terbarukan yang disediakan dapat menjadi motor penggerak industri hijau di KEK Sei Mangkei. Kerja sama ini juga mendukung Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) nasional,” jelas Anis.

Ia menambahkan, Pertamina NRE saat ini juga tengah melakukan kajian lanjutan untuk pemanfaatan tanaman sebagai sumber energi terbarukan berbasis perkebunan, yang diyakini dapat memberikan efek domino bagi peningkatan ekonomi masyarakat serta mendorong kedaulatan energi Indonesia.

Selain pengembangan PLTS, kerja sama ini juga mencakup operasional Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) berkapasitas 2,4 MW yang telah memanfaatkan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent(POME) di lokasi yang sama. PLTBg tersebut ditargetkan mampu menghasilkan kredit karbon hingga 66 ribu ton setara CO₂.

Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy menegaskan, komitmen perusahaannya dalam mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya tenaga surya, yang secara alami berkelanjutan dan efisien dalam hal teknis maupun biaya.

Baca juga : Pertamina Bawa Batik Difabel Boyolali Ke Pentas Dunia

“Energi surya tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga efisien dan berpotensi terus berkembang jika dikelola secara optimal. Kami bersama Pertamina NRE berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan EBT di Indonesia,” jelas Ryanto.

Proyek PLTS 3 MW ini merupakan kelanjutan dari PLTS 2 MW yang telah beroperasi sejak tahun 2021 di kawasan Sei Mangkei. Keberlanjutan proyek ini menunjukkan keberhasilan model kolaborasi lintas sektor antara industri energi dan perkebunan.

Kawasan Sei Mangkei yang mengusung konsep kawasan ekonomi hijau dinilai semakin menarik bagi investor yang berfokus pada aspek keberlanjutan. Energi hijau yang dihasilkan dari PLTS dan PLTBg berperan dalam memperkuat ketahanan energi lokal serta menciptakan daya saing industri nasional berbasis energi bersih.

“Program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam optimalisasi potensi energi terbarukan nasional sekaligus memperkuat posisi KEK Sei Mangkei sebagai kawasan industri berbasis energi hijau yang prospektif di tingkat global,” ujar Agung Wicaksono, Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis Pertamina.

Baca juga : Minat Daftar PKN STAN? Cek Pengumuman Lengkapnya Di Sini

Dengan sinergi strategis ini, Pertamina dan PTPN III menunjukkan bahwa transisi energi dan pengembangan kawasan industri berkelanjutan dapat berjalan seiring sejalan, selaras dengan visi pemerintah dalam mewujudkan ekonomi hijau dan rendah karbon di masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.