Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
TBIG Galakkan Edukasi Pola Hidup, Konsumsi dan Sanitasi Sehat ke Masyarakat
Rabu, 9 Juli 2025 08:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) terus meningkatkan kualitas program Tanggung Jawab Sosialnya melalui inovasi implementasi program.
Program Mobil Klinik (MONIK) yang sebelumnya berfokus kepada pemberian akses layanan kesehatan kepada masyarakat, kini juga menjadi medium edukasi masyarakat tentang tema-tema kesehatan, sanitasi dan pola makan yang sehat.
Program edukasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan diri, keluarga dan lingkungan tempat tanggal, serta memberikan solusi-solusi praktis dan aplikatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di antaranya, pengolahan sampah rumah tangga, pembuatan dan aplikasi biopori, pelatihan membuat menu makanan sehat, murah dan bergizi, serta pelatihan kebersihan diri dan keluarga.
Baru-baru ini, TBIG memberikan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga serta pembuatan dan penerapan biopori kepada masyarakat di empat RT di lingkungan RW 02 Kelurahan Gembor, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang.
Baca juga : Banyak Makan Ikan, Mata Anak-anak Di Pulau Kelapa Sangat Sehat
Dalam pelatihan yang dilaksanakan di awal Juli lalu, masyarakat mendapatkan edukasi dan pelatihan mengenai cara instalasi biopori dan pemanfaatan biopori untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman selain untuk meningkatkan penyerapan air ke tanah.
“Di sini memang masih sering terjadi genangan air di musim hujan, dengan biopori ini kami berharap akan perbaikan dalam hal penanganan genangan di wilayah kami,” jelas ketua RT 02 Somad.
Lie Si An, Chief of Business Support Officer TBIG, menyampaikan bahwa literasi masyarakat mengenai kesehatan lingkungan perlu ditingkatkan.
“Dampak yang ingin kami capai dari program mobil klinik adalah peningkatan literasi masyarakat dalam hal kesehatan dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Lubang biopori menjadi alternatif ramah lingkungan yang sangat relevan bagi daerah seperti Gembor yang rentan terhadap genangan air. Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tapi juga aksi nyata bersama masyarakat.
Baca juga : Hari Bhayangkara ke-79, Bamsoet Minta Polri Terus Ayomi dan Lindungi Masyarakat
“Melalui inovasi program edukasi kesehatan MONIK, kami ingin memastikan bahwa kontribusi TBIG tidak hanya bersifat sesaat, tetapi mampu meninggalkan dampak jangka panjang. Pembuatan biopori adalah langkah konkret kami dalam, mendukung ketahanan lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat, kami percaya bahwa keberlanjutan dimulai dari hal-hal mendasar seperti pola hidup sehat dan sanitasi yang baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, program MONIK adalah wujud nyata komitmen TBIG dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan sadar lingkungan.
“Kami ingin kehadiran TBIG dapat dirasakan secara langsung dan positif di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga : HUT Bhayangkara ke-79: PP Hima Persis: Polri untuk Masyarakat
Format baru MONIK juga dirancang untuk melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, mulai dari Puskesmas, tokoh agama, kepala dusun, hingga penggiat PKK dan Posyandu.
Mulai Agustus 2025, TBIG menjadwalkan implementasi program edukasi kesehatan dan distribusi makanan bergizi di 80 titik wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) di Indonesia.
Untuk menjamin kelancaran dan efektivitas pelaksanaan program Pilar Kesehatan, TBIG menggandeng Filantra sebagai mitra implementasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya